WELCOME TO Frisdiandi Blog
    Facebook Twitter Feedburner Google +1 Mail

Terjemahkan Kebahasa

EnglishFrenchGermanSpainItalianDutchRussianBrazilJapaneseKoreanArabicChinese Simplified
Showing posts with label religion. Show all posts
Showing posts with label religion. Show all posts

Busana Seorang Muslim



Busana Seorang Muslim

Betapa banyak kita lihat saat ini, wanita-wanita berbusana muslimah, namun masih dalam keadaan ketat. Sungguh kadang hati terasa perih. Apa bedanya penampilan mereka yang berkerudung dengan penampilan wanita lain yang tidak berkerudung jika sama-sama ketatnya[?]
Oleh karena itu, pembahasan kita saat ini adalah mengenai pakaian wanita muslimah yang seharusnya mereka pakai. Pembahasan kali ini adalah lanjutan dari pembahasan “Wanita yang Berpakaian Tetapi Telanjang“. Semoga bermanfaat. Hanya Allah lah yang dapat memberi taufik dan hidayah.
Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya  ke seluruh tubuh mereka“. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab [33] : 59). Jilbab bukanlah penutup wajah, namun jilbab adalah kain yang dipakai oleh wanita setelah memakai khimar. Sedangkan khimar adalah penutup kepala.
Allah Ta’ala juga berfirman,
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا
Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur [24] : 31). Berdasarkan tafsiran Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Atho’ bin Abi Robbah, dan Mahkul Ad Dimasqiy bahwa yang boleh ditampakkan adalah wajah dan kedua telapak tangan.
Dari tafsiran yang shohih ini terlihat bahwa wajah bukanlah aurat. Jadi, hukum menutup wajah adalah mustahab (dianjurkan). (Lihat Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, Amru Abdul Mun’im, hal. 14)
Syarat Pakaian Wanita yang Harus Diperhatikan
Pakaian wanita yang benar dan sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya memiliki syarat-syarat. Jadi belum tentu setiap pakaian yang dikatakan sebagai pakaian muslimah atau dijual di toko muslimah dapat kita sebut sebagai pakaian yang syar’i. Semua pakaian tadi harus kita kembalikan pada syarat-syarat pakaian muslimah.
Para ulama telah menyebutkan syarat-syarat ini dan ini semua tidak menunjukkan bahwa pakaian yang memenuhi syarat seperti ini adalah pakaian golongan atau aliran tertentu. Tidak sama sekali. Semua syarat pakaian wanita ini adalah syarat yang berasal dari Al Qur’an dan hadits yang shohih, bukan pemahaman golongan atau aliran tertentu. Kami mohon jangan disalah pahami.
Ulama yang merinci syarat ini dan sangat bagus penjelasannya adalah Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullah –ulama pakar hadits abad ini-. Lalu ada ulama yang melengkapi syarat yang beliau sampaikan yaitu Syaikh Amru Abdul Mun’im hafizhohullah. Ingat sekali lagi, syarat yang para ulama sebutkan bukan mereka karang-karang sendiri. Namun semua yang mereka sampaikan berdasarkan Al Qur’an dan hadits yang shohih.
Syarat pertama: pakaian wanita harus menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ingat, selain kedua anggota tubuh ini wajib ditutupi termasuk juga telapak kaki.
Syarat kedua: bukan pakaian untuk berhias seperti yang banyak dihiasi dengan gambar bunga apalagi yang warna-warni, atau disertai gambar makhluk bernyawa, apalagi gambarnya lambang partai politik! Yang terkahir ini bahkan bisa menimbulkan perpecahan di antara kaum muslimin.
Allah Ta’ala berfirman,
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarrujseperti orang-orang jahiliyyah pertama.” (QS. Al Ahzab : 33). Tabarruj adalah perilaku wanita yang menampakkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang mestinya ditutup karena hal itu dapat menggoda kaum lelaki.
Ingatlah, bahwa maksud perintah untuk mengenakan jilbab adalah perintah untuk menutupi perhiasan wanita. Dengan demikian, tidak masuk akal bila jilbab yang berfungsi untuk menutup perhiasan wanita malah menjadi pakaian untuk berhias sebagaimana yang sering kita temukan.
Syarat ketiga: pakaian tersebut tidak tipis dan tidak tembus pandang yang dapat menampakkan bentuk lekuk tubuh. Pakaian muslimah juga harus longgar dan tidak ketat sehingga tidak menggambarkan bentuk lekuk tubuh.
Dalam sebuah hadits shohih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu : Suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini.” (HR.Muslim)
Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis sehingga dapat menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.” (Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, 125-126)
Cermatilah, dari sini kita bisa menilai apakah jilbab gaul yang tipis dan ketat yang banyak dikenakan para mahasiswi maupun ibu-ibu di sekitar kita dan bahkan para artis itu sesuai syari’at atau tidak.
Syarat keempat: tidak diberi wewangian atau parfum.
Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ
Perempuan mana saja yang memakai wewangian, lalu melewati kaum pria agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah wanita pezina.” (HR. An Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad. Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’ no. 323 mengatakan bahwa hadits ini shohih). Lihatlah ancaman yang keras ini!
Syarat kelima: tidak boleh menyerupai pakaian pria atau pakaian non muslim.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata,
لَعَنَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْمُخَنَّثِينَ مِنَ الرِّجَالِ ، وَالْمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ
Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.” (HR. Bukhari no. 6834)
Sungguh meremukkan hati kita, bagaimana kaum wanita masa kini berbondong-bondong merampas sekian banyak jenis pakaian pria. Hampir tidak ada jenis pakaian pria satu pun kecuali wanita bebas-bebas saja memakainya, sehingga terkadang seseorang tak mampu membedakan lagi, mana yang pria dan wanita dikarenakan mengenakan celana panjang.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus)
Betapa sedih hati ini melihat kaum hawa sekarang ini begitu antusias menggandrungi mode-mode busana barat baik melalui majalah, televisi, dan foto-foto tata rias para artis dan bintang film. Laa haula walaa quwwata illa billah.
Syarat keenam: bukan pakaian untuk mencari ketenaran atau popularitas (baca: pakaian syuhroh).
Dari Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ فِى الدُّنْيَا أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثُمَّ أَلْهَبَ فِيهِ نَارًا
Barangsiapa mengenakan pakaian syuhroh di dunia, niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan hadits inihasan)
Pakaian syuhroh di sini bisa bentuknya adalah pakaian yang paling mewah atau pakaian yang paling kere atau kumuhsehingga terlihat sebagai orang yang zuhud. Kadang pula maksud pakaian syuhroh adalah pakaian yang berbeda dengan pakaian yang biasa dipakai di negeri tersebut dan tidak digunakan di zaman itu. Semua pakaian syuhroh seperti ini terlarang.
Syarat ketujuh: pakaian tersebut terbebas dari salib.
Dari Diqroh Ummu Abdirrahman bin Udzainah, dia berkata,
كُنَّا نَطُوفُ بِالْبَيْتِ مَعَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ فَرَأَتْ عَلَى امْرَأَةٍ بُرْداً فِيهِ تَصْلِيبٌ فَقَالَتْ أُمُّ الْمُؤْمِنِينَ اطْرَحِيهِ اطْرَحِيهِ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى نَحْوَ هَذَا قَضَبَهُ
“Dulu kami pernah berthowaf di Ka’bah bersama Ummul Mukminin (Aisyah), lalu beliau melihat wanita yang mengenakan burdah yang terdapat salib. Ummul Mukminin lantas mengatakan, “Lepaskanlah salib tersebut. Lepaskanlah salib tersebut. Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat semacam itu, beliau menghilangkannya.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Ibnu Muflih dalam Al Adabusy Syar’iyyah mengatakan, “Salib di pakaian dan lainnya adalah sesuatu yang terlarang. Ibnu Hamdan memaksudkan bahwa hukumnya haram.”
Syarat kedelapan: pakaian tersebut tidak terdapat gambar makhluk bernyawa (manusia dan hewan).
Gambar makhluk juga termasuk perhiasan. Jadi, hal ini sudah termasuk dalam larangan bertabaruj sebagaimana yang disebutkan dalam syarat kedua di atas. Ada pula dalil lain yang mendukung hal ini.
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki rumahku, lalu di sana ada kain yang tertutup gambar (makhluk bernyawa yang memiliki ruh, pen). Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihatnya, beliau langsung merubah warnanya dan menyobeknya. Setelah itu beliau bersabda,
إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ القِيَامَةِ الذِّيْنَ يُشَبِّهُوْنَ ِبخَلْقِ اللهِ
Sesungguhnya manusia yang paling keras siksaannya pada hari kiamat adalah yang menyerupakan ciptaan Allah.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan ini adalah lafazhnya. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, An Nasa’i dan Ahmad)
Syarat kesembilan: pakaian tersebut berasal dari bahan yang suci dan halal.
Syarat kesepuluh: pakaian tersebut bukan pakaian kesombongan.
Syarat kesebelas: pakaian tersebut bukan pakaian pemborosan .
Syarat keduabelas: bukan pakaian yang mencocoki pakaian ahlu bid’ah. Seperti mengharuskan memakai pakaian hitam ketika mendapat musibah sebagaimana yang dilakukan oleh Syi’ah Rofidhoh pada wanita mereka ketika berada di bulan Muharram. Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan bahwa pengharusan seperti ini adalah syi’ar batil yang tidak ada landasannya.
Inilah penjelasan ringkas mengenai syarat-syarat jilbab. Jika pembaca ingin melihat penjelasan selengkapnya, silakan lihat kitab Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani. Kitab ini sudah diterjemahkan dengan judul ‘Jilbab Wanita Muslimah’. Juga bisa dilengkapi lagi dengan kitab Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah yang ditulis oleh Syaikh Amru Abdul Mun’im yang melengkapi pembahasan Syaikh Al Albani.
Terakhir, kami nasehatkan kepada kaum pria untuk memperingatkan istri, anggota keluarga atau saudaranya mengeanai masalah pakaian ini. Sungguh kita selaku kaum pria sering lalai dari hal ini. Semoga ayat ini dapat menjadi nasehatkan bagi kita semua.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At Tahrim: 6)
Semoga Allah memberi taufik kepada kita semua dalam mematuhi setiap perintah-Nya dan menjauhi setiap larangan-Nya.
Alhamdullillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihat.
Rujukan:
1. Faidul Qodir Syarh Al Jami’ Ash Shogir, Al Munawi, Mawqi’ Ya’sub, Asy Syamilah
2. Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, Maktabah Al Islamiyah-Amman, Asy Syamilah
3. Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, Syaikh ‘Amru Abdul Mun’im Salim, Maktabah Al Iman
4. Kasyful Musykil min Haditsi Ash Shohihain, Ibnul Jauziy, Darun Nasyr/Darul Wathon, Asy Syamilah
5. Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, An Nawawi, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah
***


Busana Seorang Muslim

Betapa banyak kita lihat saat ini, wanita-wanita berbusana muslimah, namun masih dalam keadaan ketat. Sungguh kadang hati terasa perih. Apa bedanya penampilan mereka yang berkerudung dengan penampilan wanita lain yang tidak berkerudung jika sama-sama ketatnya[?]
Oleh karena itu, pembahasan kita saat ini adalah mengenai pakaian wanita muslimah yang seharusnya mereka pakai. Pembahasan kali ini adalah lanjutan dari pembahasan “Wanita yang Berpakaian Tetapi Telanjang“. Semoga bermanfaat. Hanya Allah lah yang dapat memberi taufik dan hidayah.
Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya  ke seluruh tubuh mereka“. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab [33] : 59). Jilbab bukanlah penutup wajah, namun jilbab adalah kain yang dipakai oleh wanita setelah memakai khimar. Sedangkan khimar adalah penutup kepala.
Allah Ta’ala juga berfirman,
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا
Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur [24] : 31). Berdasarkan tafsiran Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Atho’ bin Abi Robbah, dan Mahkul Ad Dimasqiy bahwa yang boleh ditampakkan adalah wajah dan kedua telapak tangan.
Dari tafsiran yang shohih ini terlihat bahwa wajah bukanlah aurat. Jadi, hukum menutup wajah adalah mustahab (dianjurkan). (Lihat Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, Amru Abdul Mun’im, hal. 14)
Syarat Pakaian Wanita yang Harus Diperhatikan
Pakaian wanita yang benar dan sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya memiliki syarat-syarat. Jadi belum tentu setiap pakaian yang dikatakan sebagai pakaian muslimah atau dijual di toko muslimah dapat kita sebut sebagai pakaian yang syar’i. Semua pakaian tadi harus kita kembalikan pada syarat-syarat pakaian muslimah.
Para ulama telah menyebutkan syarat-syarat ini dan ini semua tidak menunjukkan bahwa pakaian yang memenuhi syarat seperti ini adalah pakaian golongan atau aliran tertentu. Tidak sama sekali. Semua syarat pakaian wanita ini adalah syarat yang berasal dari Al Qur’an dan hadits yang shohih, bukan pemahaman golongan atau aliran tertentu. Kami mohon jangan disalah pahami.
Ulama yang merinci syarat ini dan sangat bagus penjelasannya adalah Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullah –ulama pakar hadits abad ini-. Lalu ada ulama yang melengkapi syarat yang beliau sampaikan yaitu Syaikh Amru Abdul Mun’im hafizhohullah. Ingat sekali lagi, syarat yang para ulama sebutkan bukan mereka karang-karang sendiri. Namun semua yang mereka sampaikan berdasarkan Al Qur’an dan hadits yang shohih.
Syarat pertama: pakaian wanita harus menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ingat, selain kedua anggota tubuh ini wajib ditutupi termasuk juga telapak kaki.
Syarat kedua: bukan pakaian untuk berhias seperti yang banyak dihiasi dengan gambar bunga apalagi yang warna-warni, atau disertai gambar makhluk bernyawa, apalagi gambarnya lambang partai politik! Yang terkahir ini bahkan bisa menimbulkan perpecahan di antara kaum muslimin.
Allah Ta’ala berfirman,
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarrujseperti orang-orang jahiliyyah pertama.” (QS. Al Ahzab : 33). Tabarruj adalah perilaku wanita yang menampakkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang mestinya ditutup karena hal itu dapat menggoda kaum lelaki.
Ingatlah, bahwa maksud perintah untuk mengenakan jilbab adalah perintah untuk menutupi perhiasan wanita. Dengan demikian, tidak masuk akal bila jilbab yang berfungsi untuk menutup perhiasan wanita malah menjadi pakaian untuk berhias sebagaimana yang sering kita temukan.
Syarat ketiga: pakaian tersebut tidak tipis dan tidak tembus pandang yang dapat menampakkan bentuk lekuk tubuh. Pakaian muslimah juga harus longgar dan tidak ketat sehingga tidak menggambarkan bentuk lekuk tubuh.
Dalam sebuah hadits shohih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu : Suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini.” (HR.Muslim)
Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis sehingga dapat menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.” (Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, 125-126)
Cermatilah, dari sini kita bisa menilai apakah jilbab gaul yang tipis dan ketat yang banyak dikenakan para mahasiswi maupun ibu-ibu di sekitar kita dan bahkan para artis itu sesuai syari’at atau tidak.
Syarat keempat: tidak diberi wewangian atau parfum.
Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ
Perempuan mana saja yang memakai wewangian, lalu melewati kaum pria agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah wanita pezina.” (HR. An Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad. Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’ no. 323 mengatakan bahwa hadits ini shohih). Lihatlah ancaman yang keras ini!
Syarat kelima: tidak boleh menyerupai pakaian pria atau pakaian non muslim.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata,
لَعَنَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْمُخَنَّثِينَ مِنَ الرِّجَالِ ، وَالْمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ
Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.” (HR. Bukhari no. 6834)
Sungguh meremukkan hati kita, bagaimana kaum wanita masa kini berbondong-bondong merampas sekian banyak jenis pakaian pria. Hampir tidak ada jenis pakaian pria satu pun kecuali wanita bebas-bebas saja memakainya, sehingga terkadang seseorang tak mampu membedakan lagi, mana yang pria dan wanita dikarenakan mengenakan celana panjang.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus)
Betapa sedih hati ini melihat kaum hawa sekarang ini begitu antusias menggandrungi mode-mode busana barat baik melalui majalah, televisi, dan foto-foto tata rias para artis dan bintang film. Laa haula walaa quwwata illa billah.
Syarat keenam: bukan pakaian untuk mencari ketenaran atau popularitas (baca: pakaian syuhroh).
Dari Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ فِى الدُّنْيَا أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثُمَّ أَلْهَبَ فِيهِ نَارًا
Barangsiapa mengenakan pakaian syuhroh di dunia, niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan hadits inihasan)
Pakaian syuhroh di sini bisa bentuknya adalah pakaian yang paling mewah atau pakaian yang paling kere atau kumuhsehingga terlihat sebagai orang yang zuhud. Kadang pula maksud pakaian syuhroh adalah pakaian yang berbeda dengan pakaian yang biasa dipakai di negeri tersebut dan tidak digunakan di zaman itu. Semua pakaian syuhroh seperti ini terlarang.
Syarat ketujuh: pakaian tersebut terbebas dari salib.
Dari Diqroh Ummu Abdirrahman bin Udzainah, dia berkata,
كُنَّا نَطُوفُ بِالْبَيْتِ مَعَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ فَرَأَتْ عَلَى امْرَأَةٍ بُرْداً فِيهِ تَصْلِيبٌ فَقَالَتْ أُمُّ الْمُؤْمِنِينَ اطْرَحِيهِ اطْرَحِيهِ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى نَحْوَ هَذَا قَضَبَهُ
“Dulu kami pernah berthowaf di Ka’bah bersama Ummul Mukminin (Aisyah), lalu beliau melihat wanita yang mengenakan burdah yang terdapat salib. Ummul Mukminin lantas mengatakan, “Lepaskanlah salib tersebut. Lepaskanlah salib tersebut. Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat semacam itu, beliau menghilangkannya.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Ibnu Muflih dalam Al Adabusy Syar’iyyah mengatakan, “Salib di pakaian dan lainnya adalah sesuatu yang terlarang. Ibnu Hamdan memaksudkan bahwa hukumnya haram.”
Syarat kedelapan: pakaian tersebut tidak terdapat gambar makhluk bernyawa (manusia dan hewan).
Gambar makhluk juga termasuk perhiasan. Jadi, hal ini sudah termasuk dalam larangan bertabaruj sebagaimana yang disebutkan dalam syarat kedua di atas. Ada pula dalil lain yang mendukung hal ini.
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki rumahku, lalu di sana ada kain yang tertutup gambar (makhluk bernyawa yang memiliki ruh, pen). Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihatnya, beliau langsung merubah warnanya dan menyobeknya. Setelah itu beliau bersabda,
إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ القِيَامَةِ الذِّيْنَ يُشَبِّهُوْنَ ِبخَلْقِ اللهِ
Sesungguhnya manusia yang paling keras siksaannya pada hari kiamat adalah yang menyerupakan ciptaan Allah.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan ini adalah lafazhnya. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, An Nasa’i dan Ahmad)
Syarat kesembilan: pakaian tersebut berasal dari bahan yang suci dan halal.
Syarat kesepuluh: pakaian tersebut bukan pakaian kesombongan.
Syarat kesebelas: pakaian tersebut bukan pakaian pemborosan .
Syarat keduabelas: bukan pakaian yang mencocoki pakaian ahlu bid’ah. Seperti mengharuskan memakai pakaian hitam ketika mendapat musibah sebagaimana yang dilakukan oleh Syi’ah Rofidhoh pada wanita mereka ketika berada di bulan Muharram. Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan bahwa pengharusan seperti ini adalah syi’ar batil yang tidak ada landasannya.
Inilah penjelasan ringkas mengenai syarat-syarat jilbab. Jika pembaca ingin melihat penjelasan selengkapnya, silakan lihat kitab Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani. Kitab ini sudah diterjemahkan dengan judul ‘Jilbab Wanita Muslimah’. Juga bisa dilengkapi lagi dengan kitab Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah yang ditulis oleh Syaikh Amru Abdul Mun’im yang melengkapi pembahasan Syaikh Al Albani.
Terakhir, kami nasehatkan kepada kaum pria untuk memperingatkan istri, anggota keluarga atau saudaranya mengeanai masalah pakaian ini. Sungguh kita selaku kaum pria sering lalai dari hal ini. Semoga ayat ini dapat menjadi nasehatkan bagi kita semua.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At Tahrim: 6)
Semoga Allah memberi taufik kepada kita semua dalam mematuhi setiap perintah-Nya dan menjauhi setiap larangan-Nya.
Alhamdullillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihat.
Rujukan:
1. Faidul Qodir Syarh Al Jami’ Ash Shogir, Al Munawi, Mawqi’ Ya’sub, Asy Syamilah
2. Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, Maktabah Al Islamiyah-Amman, Asy Syamilah
3. Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, Syaikh ‘Amru Abdul Mun’im Salim, Maktabah Al Iman
4. Kasyful Musykil min Haditsi Ash Shohihain, Ibnul Jauziy, Darun Nasyr/Darul Wathon, Asy Syamilah
5. Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, An Nawawi, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah
***
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Keagungan Dan Kemuliaan Seorang Muhammad S.A.W


m0q0gg78



Kalau ada pakaian yang koyak, Rasulullah menambalnya sendiri tanpa perlu menyuruh isterinya. Beliau juga memerah susu kambing untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual.

Setiap kali pulang ke rumah, bila dilihat tiada makanan yang sudah siap di masak untuk dimakan, sambil tersenyum baginda menyingsing lengan bajunya untuk membantu isterinya di dapur.

Sayidatina ‘Aisyah menceritakan: ”Kalau Nabi berada di rumah, beliau selalu membantu urusan rumahtangga.

Jika mendengar azan, beliau cepat-cepat berangkat ke masjid, dan cepat-cepat pulang kembali sesudah selesai sembahyang.”

Pernah baginda pulang pada waktu pagi. Tentulah baginda amat lapar waktu itu. Tetapi dilihatnya tiada apa pun yang ada untuk sarapan. Yang mentah pun tidak ada karena Sayidatina ‘Aisyah belum ke pasar. Maka Nabi bertanya,
“Belum ada sarapan ya Khumaira?” (Khumaira adalah panggilan mesra untuk Sayidatina ‘Aisyah yang berarti ‘Wahai yang kemerah-merahan’)

Aisyah menjawab dengan agak serba salah, “Belum ada apa-apa wahai Rasulullah.” Rasulullah lantas berkata,
”Kalau begitu aku puasa saja hari ini.” tanpa sedikit tergambar rasa kesal di wajahnya.

Pernah baginda bersabda, “sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik dan lemah lembut terhadap isterinya.”

Prihatin, sabar dan tawadhuknya baginda sebagai kepala keluarga.

Pada suatu ketika baginda menjadi imam solat. Dilihat oleh para sahabat, pergerakan baginda antara satu rukun ke satu rukun yang lain amat sukar sekali. Dan mereka mendengar bunyi menggerutup seolah-olah sendi-sendi pada tubuh baginda yang mulia itu bergeser antara satu sama lain. Sayidina Umar yang tidak tahan melihat keadaan baginda itu langsung bertanya setelah selesai bersembahyang :
“Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah tuan menanggung penderitaan yang amat berat, tuan sakitkah ya Rasulullah?”
“Tidak, ya Umar. Alhamdulillah, aku sehat dan segar”
“Ya Rasulullah… mengapa setiap kali tuan menggerakkan tubuh,
kami mendengar seolah-olah sendi bergesekan di tubuh tuan?
Kami yakin engkau sedang sakit…”
desak Umar penuh cemas.

Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Para sahabat amat terkejut. Perut baginda yang kempis, kelihatan dililiti sehelai kain yang berisi batu kerikil, buat menahan rasa lapar. Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi-bunyi halus setiap kali bergeraknya tubuh baginda.

“Ya Rasulullah! Adakah bila tuan menyatakan lapar dan tidak punya makanan, kami tidak akan mendapatkannya buat tuan?”

Lalu baginda menjawab dengan lembut, ”Tidak para sahabatku. Aku tahu, apa pun akan engkau korbankan demi Rasulmu. Tetapi apakah akan aku jawab di hadapan ALLAH nanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban kepada umatnya?” “Biarlah kelaparan ini sebagai hadiah ALLAH buatku, agar umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di Akhirat kelak.”

Baginda pernah tanpa rasa canggung sedikitpun makan di sebelah seorang tua yang penuh kudis, miskin dan kotor.
Hanya diam dan bersabar bila kain rida’nya direntap dengan kasar oleh seorang Arab Badwi hingga berbekas merah di lehernya.

Dan dengan penuh rasa kehambaan baginda membasuh tempat yang dikencingi si Badwi di dalam masjid sebelum menegur dengan lembut perbuatan itu.

Kecintaannya yang tinggi terhadap ALLAH swt dan rasa kehambaan dalam diri Rasulullah saw menolak sama sekali rasa ketuanan.

Anugerah kemuliaan dari ALLAH tidak dijadikan sebab untuk merasa lebih dari yang lain, ketika di depan umum maupun dalam keseorangan.

Ketika pintu Syurga telah terbuka, seluas-luasnya untuk baginda, baginda masih berdiri di waktu-waktu sepi malam hari, terus-menerus beribadah, hingga pernah baginda terjatuh, lantaran kakinya sudah bengkak-bengkak. Fisiknya sudah tidak mampu menanggung kemahuan jiwanya yang tinggi.

Bila ditanya oleh Sayidatina ‘Aisyah, “Ya Rasulullah, bukankah engkau telah dijamin Syurga? Mengapa engkau masih bersusah payah begini?”

Jawab baginda dengan lunak, “Ya ‘Aisyah, bukankah aku ini hanyalah seorang hamba? Sesungguhnya aku ingin menjadi hamba-Nya yang bersyukur.”

Rasulullah s. a. w. bersabda, “Sampaikan pesanku walau sepotong ayat”


m0q0gg78



Kalau ada pakaian yang koyak, Rasulullah menambalnya sendiri tanpa perlu menyuruh isterinya. Beliau juga memerah susu kambing untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual.

Setiap kali pulang ke rumah, bila dilihat tiada makanan yang sudah siap di masak untuk dimakan, sambil tersenyum baginda menyingsing lengan bajunya untuk membantu isterinya di dapur.

Sayidatina ‘Aisyah menceritakan: ”Kalau Nabi berada di rumah, beliau selalu membantu urusan rumahtangga.

Jika mendengar azan, beliau cepat-cepat berangkat ke masjid, dan cepat-cepat pulang kembali sesudah selesai sembahyang.”

Pernah baginda pulang pada waktu pagi. Tentulah baginda amat lapar waktu itu. Tetapi dilihatnya tiada apa pun yang ada untuk sarapan. Yang mentah pun tidak ada karena Sayidatina ‘Aisyah belum ke pasar. Maka Nabi bertanya,
“Belum ada sarapan ya Khumaira?” (Khumaira adalah panggilan mesra untuk Sayidatina ‘Aisyah yang berarti ‘Wahai yang kemerah-merahan’)

Aisyah menjawab dengan agak serba salah, “Belum ada apa-apa wahai Rasulullah.” Rasulullah lantas berkata,
”Kalau begitu aku puasa saja hari ini.” tanpa sedikit tergambar rasa kesal di wajahnya.

Pernah baginda bersabda, “sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik dan lemah lembut terhadap isterinya.”

Prihatin, sabar dan tawadhuknya baginda sebagai kepala keluarga.

Pada suatu ketika baginda menjadi imam solat. Dilihat oleh para sahabat, pergerakan baginda antara satu rukun ke satu rukun yang lain amat sukar sekali. Dan mereka mendengar bunyi menggerutup seolah-olah sendi-sendi pada tubuh baginda yang mulia itu bergeser antara satu sama lain. Sayidina Umar yang tidak tahan melihat keadaan baginda itu langsung bertanya setelah selesai bersembahyang :
“Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah tuan menanggung penderitaan yang amat berat, tuan sakitkah ya Rasulullah?”
“Tidak, ya Umar. Alhamdulillah, aku sehat dan segar”
“Ya Rasulullah… mengapa setiap kali tuan menggerakkan tubuh,
kami mendengar seolah-olah sendi bergesekan di tubuh tuan?
Kami yakin engkau sedang sakit…”
desak Umar penuh cemas.

Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Para sahabat amat terkejut. Perut baginda yang kempis, kelihatan dililiti sehelai kain yang berisi batu kerikil, buat menahan rasa lapar. Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi-bunyi halus setiap kali bergeraknya tubuh baginda.

“Ya Rasulullah! Adakah bila tuan menyatakan lapar dan tidak punya makanan, kami tidak akan mendapatkannya buat tuan?”

Lalu baginda menjawab dengan lembut, ”Tidak para sahabatku. Aku tahu, apa pun akan engkau korbankan demi Rasulmu. Tetapi apakah akan aku jawab di hadapan ALLAH nanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban kepada umatnya?” “Biarlah kelaparan ini sebagai hadiah ALLAH buatku, agar umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di Akhirat kelak.”

Baginda pernah tanpa rasa canggung sedikitpun makan di sebelah seorang tua yang penuh kudis, miskin dan kotor.
Hanya diam dan bersabar bila kain rida’nya direntap dengan kasar oleh seorang Arab Badwi hingga berbekas merah di lehernya.

Dan dengan penuh rasa kehambaan baginda membasuh tempat yang dikencingi si Badwi di dalam masjid sebelum menegur dengan lembut perbuatan itu.

Kecintaannya yang tinggi terhadap ALLAH swt dan rasa kehambaan dalam diri Rasulullah saw menolak sama sekali rasa ketuanan.

Anugerah kemuliaan dari ALLAH tidak dijadikan sebab untuk merasa lebih dari yang lain, ketika di depan umum maupun dalam keseorangan.

Ketika pintu Syurga telah terbuka, seluas-luasnya untuk baginda, baginda masih berdiri di waktu-waktu sepi malam hari, terus-menerus beribadah, hingga pernah baginda terjatuh, lantaran kakinya sudah bengkak-bengkak. Fisiknya sudah tidak mampu menanggung kemahuan jiwanya yang tinggi.

Bila ditanya oleh Sayidatina ‘Aisyah, “Ya Rasulullah, bukankah engkau telah dijamin Syurga? Mengapa engkau masih bersusah payah begini?”

Jawab baginda dengan lunak, “Ya ‘Aisyah, bukankah aku ini hanyalah seorang hamba? Sesungguhnya aku ingin menjadi hamba-Nya yang bersyukur.”

Rasulullah s. a. w. bersabda, “Sampaikan pesanku walau sepotong ayat”

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Peninggalan-Peninggalan Nabi Muhammad S.A.W


Peninggalan-Peninggalan Nabi Muhammad S.A.W


Bila kita berjauh jarak dengan sang terkasih Muhammad Rasulullah. Kita hanya bisa menjumpainya melalui do’a-do’a yang kita lantunkan, memohon syafa’at Nabi untuk keselamatan kita di akhirat dari pedihnya adzab neraka, tidakkah foto-foto berikut ini mengobati kerinduan kita yang sangat dalam kepada Sang Nabi Tercinta, Kekasih Allah, pribadi mulia panutan alam?? Ratusan orang meneteskan air matanya setelah menatap langsung baju beliau yang bersahaja dan sudah robek, sandal beliau, keranda beliau yang tak terhalang apapun. Allahu Akbar … serasa dekaaat denganmu ya Rasulullah … Andai aku bisa melihat wajahmu, rontok segala persendianku, tak tahan dengan kenikmatan memandang kemuliaan wajahmu… Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad ….

(Foto-foto ini kebanyakan adalah koleksi yang tersimpan dari berbagai tempat di beberapa negara: Museum Topkapy di Istambul Turki, Yordania, Irak dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Selamat merasakan kelezatan menatap peninggalan-peninggalan ini. Semoga kerinduan kita semakin memuncak kepada sang Nabi Agung, sang kekasih Allah …)

Allahumma shalli ‘ala sayyidina wa maulana Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam …
__________________________

Kunci Ka’bah
Pedang Rasulullah SAW
Tapak Kaki Rasulullah SAW
Rambut Jenggot Rasulullah SAW
Rambut Kumis Rasulullah SAW
Surat
Pintu Makam
Rumah(Setelah Dibongkar) Rasulullah SAW
Melihat Lebih Dalam Rumah Rasulullah SAW
Ini adalah foto Rumah Nabi Muhammad Saw dan Sayyidah Khadijah, tempat mereka berdua tinggal selama 28 tahun. Inilah bukti penghancuran yang dilakukan oleh Wahabi-Salafy terhadap situs-situs sejarah Islam.
Foto ini adalah reruntuhan pintu masuk ke kamar Rasulullah Saw
Foto ini adalah sisa reruntuhan kamar Rasulullah Saw dan Sayyidah Khadijah.
Di atas ini adalah foto reruntuhan tempat Sayyidah Fatimah , putri kesayangan Rasulullah Saw dilahirkan.
Ini adalah foto reruntuhan mihrab tempat Rasulullah saw biasa melakukan shalat.
Foto ini adalah makam Sayyidah Khadijah (yang besar) dan putranya, Qasim (yang kecil) di sudut.










Dan yg paling penting adalah peninggalan Beliau berupa Akhlakul Kharimah yg patut kita contoh dan ajarannya yg memberikan petunjuk dunia & akhirat bagi yg mengimaninya..
Kantor Urusan Masjid Nabawi, Madinah menolak kebenaran gambar yang telah tersebar luas tentang kuburan Nabi Muhammad saw.


Peninggalan-Peninggalan Nabi Muhammad S.A.W


Bila kita berjauh jarak dengan sang terkasih Muhammad Rasulullah. Kita hanya bisa menjumpainya melalui do’a-do’a yang kita lantunkan, memohon syafa’at Nabi untuk keselamatan kita di akhirat dari pedihnya adzab neraka, tidakkah foto-foto berikut ini mengobati kerinduan kita yang sangat dalam kepada Sang Nabi Tercinta, Kekasih Allah, pribadi mulia panutan alam?? Ratusan orang meneteskan air matanya setelah menatap langsung baju beliau yang bersahaja dan sudah robek, sandal beliau, keranda beliau yang tak terhalang apapun. Allahu Akbar … serasa dekaaat denganmu ya Rasulullah … Andai aku bisa melihat wajahmu, rontok segala persendianku, tak tahan dengan kenikmatan memandang kemuliaan wajahmu… Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad ….

(Foto-foto ini kebanyakan adalah koleksi yang tersimpan dari berbagai tempat di beberapa negara: Museum Topkapy di Istambul Turki, Yordania, Irak dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Selamat merasakan kelezatan menatap peninggalan-peninggalan ini. Semoga kerinduan kita semakin memuncak kepada sang Nabi Agung, sang kekasih Allah …)

Allahumma shalli ‘ala sayyidina wa maulana Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam …
__________________________

Kunci Ka’bah
Pedang Rasulullah SAW
Tapak Kaki Rasulullah SAW
Rambut Jenggot Rasulullah SAW
Rambut Kumis Rasulullah SAW
Surat
Pintu Makam
Rumah(Setelah Dibongkar) Rasulullah SAW
Melihat Lebih Dalam Rumah Rasulullah SAW
Ini adalah foto Rumah Nabi Muhammad Saw dan Sayyidah Khadijah, tempat mereka berdua tinggal selama 28 tahun. Inilah bukti penghancuran yang dilakukan oleh Wahabi-Salafy terhadap situs-situs sejarah Islam.
Foto ini adalah reruntuhan pintu masuk ke kamar Rasulullah Saw
Foto ini adalah sisa reruntuhan kamar Rasulullah Saw dan Sayyidah Khadijah.
Di atas ini adalah foto reruntuhan tempat Sayyidah Fatimah , putri kesayangan Rasulullah Saw dilahirkan.
Ini adalah foto reruntuhan mihrab tempat Rasulullah saw biasa melakukan shalat.
Foto ini adalah makam Sayyidah Khadijah (yang besar) dan putranya, Qasim (yang kecil) di sudut.










Dan yg paling penting adalah peninggalan Beliau berupa Akhlakul Kharimah yg patut kita contoh dan ajarannya yg memberikan petunjuk dunia & akhirat bagi yg mengimaninya..
Kantor Urusan Masjid Nabawi, Madinah menolak kebenaran gambar yang telah tersebar luas tentang kuburan Nabi Muhammad saw.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Cara Cepat Menghafal Ayat Al-Qur'an


Assalamu'alaikum Wr. Wb
Segala puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam, dan salawat beriringan salam tak lupa pula kita persembahkan Pada Rasul kita Muhammad SAW.

Keistimewaan Cara ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta kita akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat kita akan segera mengkhatamkan Al-Quran. Berikut kami akan paparkan caranya beserta pencontohan dalam menghafal surah Al-Jumuah:
1. Bacalah ayat pertama sebanyak 20 kali.
2. Bacalah ayat kedua sebanyak 20 kali.
3. Bacalah ayat ketiga sebanyak 20 kali.
4. Bacalah ayat keempat sebanyak 20 kali
5. Keempat ayat di atas dari awal hingga akhir digabungkan dan dibaca ulang sebanyak 20 kali.
6. Bacalah ayat kelima sebanyak 20 kali.
7. Bacalah ayat keenam sebanyak 20 kali.
8. Bacalah ayat ketujuh sebanyak 20 kali.
9. Bacalah ayat kedelapan sebanyak 20 kali.
10. Keempat ayat (ayat 5-8) di atas dari awal hingga akhir digabungkan dan dibaca ulang sebanyak 20 kali.
11. Bacalah ayat pertama hingga ayat ke 8 sebanyak 20 kali untuk memantapkan hafalannya.
Demikian seterusnya pada setiap surah hingga selesai menghafal seluruh surah dalam Al-Quran. Jangan sampai kamu menghafal dalam sehari lebih dari seperdelapan juz, karena itu akan menyebabkan hafalanmu bertambah berat sehingga kamu tidak bisa menghafalnya.

JIKA AKU INGIN MENAMBAH HAFALAN PADA HARI BERIKUTNYA, BAGAIMANA CARANYA?
Jika kamu ingin menambah hafalan baru (halaman selanjutnya) pada hari berikutnya, maka sebelum kamu menambah dengan hafalan baru dengan metode yang aku sebutkan di atas, maka anda harus membaca hafalan lama (halaman sebelumnya) dari ayat pertama hingga ayat terakhir (muraja’ah) sebanyak 20 kali agar hafalan ayat-ayat sebelumnya tetap kokoh dan kuat dalam ingatanmu. Kemudian setelah mengulangi (muraja’ah) maka baru kamu bisa memulai hafalan baru dengan metode yang aku sebutkan di atas.

BAGAIMANA CARANYA AKU MENGGABUNGKAN ANTARA MENGULANG (MURAJA’AH) DENGAN MENAMBAH HAFALAN BARU?
Jangan sekali-kali kamu menambah hafalan Al-Qur`an tanpa mengulang hafalan yang sudah ada sebelumya. Hal itu karena jika kamu hanya terus-menerus melanjutkan menghafal Al-Qur’an hingga khatam tapi tanpa mengulanginya terlebih dahulu, lantas setelah khatam kamu baru mau mengulanginya dari awal, maka secara tidak disadari kamu telah banyak kehilangan hafalan yang pernah dihafal. Oleh karena itu metode yang paling tepat dalam menghafal adalah dengan menggabungkan antara murajaah (mengulang) dan menambah hafalan baru. Bagilah isi Al-Qur`an menjadi tiga bagian,yang mana satu bagian berisi 10 juz. Jika dalam sehari kamu telah menghafal satu halaman maka ulangilah dalam sehari empat halaman yang telah dihafal sebelumnya hingga kamu menyelesaikan 10 juz. Jika kamu telah berhasil menyelesaikan 10 juz maka berhentilah menghafal selama satu bulan penuh dan isi dengan mengulang apa yang telah dihafal, dengan cara setiap hari kamu mengulangi (meraja’ah) sebanyak 8 halaman.

Setelah selesai satu bulan kamu mengulangi hafalan, sekarang mulailah kembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantung kemampuan, sambil kamu mengulangi setiap harinya 8 halaman hingga kamu bisa menyelesaikan hafalan 20 juz. Jika kamu telah menghafal 20 juz maka berhentilah menghafal selama 2 bulan untuk mengulangi hafalan 20 juz, dimana setiap hari kamu harus mengulang (meraja’ah) sebanyak 8 halaman. Jika sudah mengulang selama dua bulan, maka mulailah kembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantung kemampuan, sambil kamu mengulangi setiap harinya 8 halaman hingga kamu bisa menyelesaikan seluruh Al-Qur’an.
Jika anda telah selesai menghafal semua isi Al-Qur`an, maka ulangilah 10 juz pertama secara tersendiri selama satu bulan, dimana setiap harinya kamu mengulang setengah juz. Kemudian pindahlah ke 10 juz berikutnya, juga diulang setengah juz ditambah 8 halaman dari sepuluh juz pertama setiap harinya. Kemudian pindahlah untuk mengulang 10 juz terakhir dari Al-Qur`an selama sebulan, dimana setiap harinya mengulang setengah juz ditambah 8 halaman dari 10 juz pertama dan 8 halaman dari 10 juz kedua.

BAGAIMANA CARA MERAJA’AH AL-QURAN (30 JUZ) SETELAH AKU MENYELESAIKAN METODE MURAJA’AH DI ATAS?
Mulailah mengulangi Al-Qur’an secara keseluruhan dengan cara setiap harinya mengulang 2 juz, dengan mengulanginya 3 kali dalam sehari. Dengan demikian maka kamu akan bisa mengkhatamkan Al-Qur’an sekali setiap dua minggu.
Dengan metode seperti ini maka dalam jangka satu tahun (insya Allah) kamu telah mutqin (kokoh) dalam menghafal Al-Qur’an, dan lakukanlah cara ini selama satu tahun penuh.

APA YANG AKU LAKUKAN SETELAH MENGHAFAL AL-QUR’AN SELAMA SATU TAHUN?
Setelah menguasai hafalan dan mengulangInya dengan itqan (mantap) selama satu tahun, hendaknya bacaan Al-Qur’an yang kamu baca setiap hari hingga akhir hayatmu adalah bacaan yang dilakukan oleh Nabi -shallallahu alaihi wasallam- semasa hidup beliau. Beliau membagi isi Al-Qur`an menjadi tujuh bagian (dimana setiap harinya beliau membaca satu bagian tersebut), sehingga beliau mengkhatamkan Al-Qur’an sekali dalam sepekan.

Aus bin Huzaifah -rahimahullah- berkata: Aku bertanya kepada para sahabat Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam-, “Bagaimana caranya kalian membagi Al-Qur`an untuk dibaca setiap hari?” Mereka menjawab:
نُحَزِّبُهُ ثَلَاثَ سُوَرٍ وَخَمْسَ سُوَرٍ وَسَبْعَ سُوَرٍ وَتِسْعَ سُوَرٍ وَإِحْدَى عَشْرَةَ سُورَةً وَثَلَاثَ عَشْرَةَ سُورَةً وَحِزْبَ الْمُفَصَّلِ مِنْ قَافْ حَتَّى يُخْتَمَ
“Kami membaginya menjadi (tujuh bagian yakni): Tiga surat, lima surat, tujuh surat, sembilan surat, sebelas surat, tiga belas surat, dan hizb al-mufashshal yaitu dari surat Qaf sampai akhir (mushaf).” (HR. Ahmad no. 15578).
Maksudnya:
-Hari pertama: Mereka membaca surat “al-fatihah” hingga akhir surat “an-nisa`”.
-Hari kedua: Dari surat “al-maidah” hingga akhir surat “at-taubah”.
-Hari ketiga: Dari surat “Yunus” hingga akhir surat “an-nahl”.
-Hari keempat: Dari surat “al-isra” hingga akhir surat “al-furqan”.
-Hari kelima: Dari surat “asy-syu’ara” hingga akhir surat “Yasin”.
-Hari keenam: Dari surat “ash-shaffat” hingga akhir surat “al-hujurat”.
-Hari ketujuh: Dari surat “qaaf” hingga akhir surat “an-nas”.
Para ulama menyingkat bacaan Al-Qur`an Nabi -shallallahu alaihi wasallam- ini menjadi kata: ”فَمِي بِشَوْقٍ“. Setiap huruf yang tersebut menjadi simbol dari awal surat yang dibaca oleh Nabi -shallallahu alaihi wasallam- pada setiap harinya. Maka:
- Huruf “fa`” adalah simbol dari surat “al-fatihah”. Maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari pertama dimulai dari surah al-fatihah.
- Huruf “mim” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari kedua dimulai dari surah al-maidah.
- Huruf “ya`” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari ketiga dimulai dari surah Yunus.
- Huruf ”ba`” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari keempat dimulai dari surah Bani Israil yang juga dinamakan surah al-isra`.
- Huruf “syin” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari kelima dimulai dari surah asy-syu’ara`.
- Huruf “waw” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari keenam dimulai dari surah wash shaffat.
- Huruf “qaaf” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari ketujuh dimulai dari surah qaf hingga akhir muashaf yaitu surah an-nas.
Adapun pembagian hizib yang ada pada Al-Qur an sekarang, maka itu tidak lain adalah buatan Hajjaj bin Yusuf.

BAGAIMANA CARA MEMBEDAKAN ANTARA BACAAN YANG MUTASYABIH (AYAT YANG MIRIP) DALAM AL-QUR’AN?
Cara terbaik untuk membedakan antara dua ayat yang kelihatannya menurut kamu hampir sama (mutasyabih), adalah dengan cara membuka mushaf dan carilah kedua ayat tersebut. Lalu carilah perbedaan antara kedua ayat tersebut, cermatilah perbedaan tersebut, kemudian buatlah tanda/catatan (di dalam hatimu) yang bisa kamu jadikan sebagai tanda untuk membedakan antara keduanya. Kemudian, ketika kamu melakukan murajaah hafalan, maka perhatikanlah perbedaan tersebut secara berulang-ulang sampai kamu mutqin dalam mengingat perbedaan antara keduanya.

BEBERAPA KAIDAH DAN KETENTUAN DALAM MENGHAFAL AL-QUR`AN:
1- Kamu harus menghafal melalui bantuan seorang guru yang bisa membenarkan bacaanmu jika salah.
2- Hafalkanlah 2 halaman setiap hari: 1 halaman setelah subuh dan 1 halaman setelah ashar atau maghrib. Dengan metode seperti ini (insya Allah) kamu akan bisa menghafal Al-Qur`an secara mutqin dalam kurun waktu satu tahun. Tetapi jika kamu memperbanyak kapasitas hafalan setiap harinya maka kemampuan menghafalmu akan melemah.
3- Menghafallah mulai dari surat an-nas hingga surat al-baqarah karena hal itu lebih mudah. Tapi setelah kamu menghafal Al-Qur`an maka urutan meraja’ahmu dimulai dari Al-Baqarah sampai An-Nas.
4- Dalam menghafal hendaknya menggunakan satu mushaf saja (baik dalam cetakan maupun bentuknya), karena hal itu sangat membantu dalam menguatkan hafalan dan agar lebih cepat mengingat letak-letak ayatnya, ayat apa yang ada di akhir halaman ini dan ayat apa yang ada di awal halaman sebelahnya.
5- Setiap orang yang menghafal Al-Qur’an pada 2 tahun pertama biasanya apa yang telah dia hafal masih mudah hilang, dan masa ini disebut fase at-tajmi’ (pengumpulan hafalan). Karenanya janganlah kamu bersedih karena ada sebagian hafalanmu yang kamu lupa atau kamu banyak keliru dalam hafalan. Ini adalah fase yang sulit sebagai ujian bagimu, dan ini adalah fase rentan yang bisa menjadi pintu masuknya setan untuk menghentikan kamu dari menghafal Al-Qur`an. Tolaklah was-was tersebut dari dalam hatimu dan teruslah menghafal, karena dia (menghafal Al-Qur`an) merupakan perbendaharaan harta yang tidak diberikan kepada sembarang orang.

[Oleh: Asy-Syaikh Dr. Abdul Muhsin Muhammad Al-Qasim, imam dan khathib di Masjid Nabawi]

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Segala puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam, dan salawat beriringan salam tak lupa pula kita persembahkan Pada Rasul kita Muhammad SAW.

Keistimewaan Cara ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta kita akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat kita akan segera mengkhatamkan Al-Quran. Berikut kami akan paparkan caranya beserta pencontohan dalam menghafal surah Al-Jumuah:
1. Bacalah ayat pertama sebanyak 20 kali.
2. Bacalah ayat kedua sebanyak 20 kali.
3. Bacalah ayat ketiga sebanyak 20 kali.
4. Bacalah ayat keempat sebanyak 20 kali
5. Keempat ayat di atas dari awal hingga akhir digabungkan dan dibaca ulang sebanyak 20 kali.
6. Bacalah ayat kelima sebanyak 20 kali.
7. Bacalah ayat keenam sebanyak 20 kali.
8. Bacalah ayat ketujuh sebanyak 20 kali.
9. Bacalah ayat kedelapan sebanyak 20 kali.
10. Keempat ayat (ayat 5-8) di atas dari awal hingga akhir digabungkan dan dibaca ulang sebanyak 20 kali.
11. Bacalah ayat pertama hingga ayat ke 8 sebanyak 20 kali untuk memantapkan hafalannya.
Demikian seterusnya pada setiap surah hingga selesai menghafal seluruh surah dalam Al-Quran. Jangan sampai kamu menghafal dalam sehari lebih dari seperdelapan juz, karena itu akan menyebabkan hafalanmu bertambah berat sehingga kamu tidak bisa menghafalnya.

JIKA AKU INGIN MENAMBAH HAFALAN PADA HARI BERIKUTNYA, BAGAIMANA CARANYA?
Jika kamu ingin menambah hafalan baru (halaman selanjutnya) pada hari berikutnya, maka sebelum kamu menambah dengan hafalan baru dengan metode yang aku sebutkan di atas, maka anda harus membaca hafalan lama (halaman sebelumnya) dari ayat pertama hingga ayat terakhir (muraja’ah) sebanyak 20 kali agar hafalan ayat-ayat sebelumnya tetap kokoh dan kuat dalam ingatanmu. Kemudian setelah mengulangi (muraja’ah) maka baru kamu bisa memulai hafalan baru dengan metode yang aku sebutkan di atas.

BAGAIMANA CARANYA AKU MENGGABUNGKAN ANTARA MENGULANG (MURAJA’AH) DENGAN MENAMBAH HAFALAN BARU?
Jangan sekali-kali kamu menambah hafalan Al-Qur`an tanpa mengulang hafalan yang sudah ada sebelumya. Hal itu karena jika kamu hanya terus-menerus melanjutkan menghafal Al-Qur’an hingga khatam tapi tanpa mengulanginya terlebih dahulu, lantas setelah khatam kamu baru mau mengulanginya dari awal, maka secara tidak disadari kamu telah banyak kehilangan hafalan yang pernah dihafal. Oleh karena itu metode yang paling tepat dalam menghafal adalah dengan menggabungkan antara murajaah (mengulang) dan menambah hafalan baru. Bagilah isi Al-Qur`an menjadi tiga bagian,yang mana satu bagian berisi 10 juz. Jika dalam sehari kamu telah menghafal satu halaman maka ulangilah dalam sehari empat halaman yang telah dihafal sebelumnya hingga kamu menyelesaikan 10 juz. Jika kamu telah berhasil menyelesaikan 10 juz maka berhentilah menghafal selama satu bulan penuh dan isi dengan mengulang apa yang telah dihafal, dengan cara setiap hari kamu mengulangi (meraja’ah) sebanyak 8 halaman.

Setelah selesai satu bulan kamu mengulangi hafalan, sekarang mulailah kembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantung kemampuan, sambil kamu mengulangi setiap harinya 8 halaman hingga kamu bisa menyelesaikan hafalan 20 juz. Jika kamu telah menghafal 20 juz maka berhentilah menghafal selama 2 bulan untuk mengulangi hafalan 20 juz, dimana setiap hari kamu harus mengulang (meraja’ah) sebanyak 8 halaman. Jika sudah mengulang selama dua bulan, maka mulailah kembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantung kemampuan, sambil kamu mengulangi setiap harinya 8 halaman hingga kamu bisa menyelesaikan seluruh Al-Qur’an.
Jika anda telah selesai menghafal semua isi Al-Qur`an, maka ulangilah 10 juz pertama secara tersendiri selama satu bulan, dimana setiap harinya kamu mengulang setengah juz. Kemudian pindahlah ke 10 juz berikutnya, juga diulang setengah juz ditambah 8 halaman dari sepuluh juz pertama setiap harinya. Kemudian pindahlah untuk mengulang 10 juz terakhir dari Al-Qur`an selama sebulan, dimana setiap harinya mengulang setengah juz ditambah 8 halaman dari 10 juz pertama dan 8 halaman dari 10 juz kedua.

BAGAIMANA CARA MERAJA’AH AL-QURAN (30 JUZ) SETELAH AKU MENYELESAIKAN METODE MURAJA’AH DI ATAS?
Mulailah mengulangi Al-Qur’an secara keseluruhan dengan cara setiap harinya mengulang 2 juz, dengan mengulanginya 3 kali dalam sehari. Dengan demikian maka kamu akan bisa mengkhatamkan Al-Qur’an sekali setiap dua minggu.
Dengan metode seperti ini maka dalam jangka satu tahun (insya Allah) kamu telah mutqin (kokoh) dalam menghafal Al-Qur’an, dan lakukanlah cara ini selama satu tahun penuh.

APA YANG AKU LAKUKAN SETELAH MENGHAFAL AL-QUR’AN SELAMA SATU TAHUN?
Setelah menguasai hafalan dan mengulangInya dengan itqan (mantap) selama satu tahun, hendaknya bacaan Al-Qur’an yang kamu baca setiap hari hingga akhir hayatmu adalah bacaan yang dilakukan oleh Nabi -shallallahu alaihi wasallam- semasa hidup beliau. Beliau membagi isi Al-Qur`an menjadi tujuh bagian (dimana setiap harinya beliau membaca satu bagian tersebut), sehingga beliau mengkhatamkan Al-Qur’an sekali dalam sepekan.

Aus bin Huzaifah -rahimahullah- berkata: Aku bertanya kepada para sahabat Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam-, “Bagaimana caranya kalian membagi Al-Qur`an untuk dibaca setiap hari?” Mereka menjawab:
نُحَزِّبُهُ ثَلَاثَ سُوَرٍ وَخَمْسَ سُوَرٍ وَسَبْعَ سُوَرٍ وَتِسْعَ سُوَرٍ وَإِحْدَى عَشْرَةَ سُورَةً وَثَلَاثَ عَشْرَةَ سُورَةً وَحِزْبَ الْمُفَصَّلِ مِنْ قَافْ حَتَّى يُخْتَمَ
“Kami membaginya menjadi (tujuh bagian yakni): Tiga surat, lima surat, tujuh surat, sembilan surat, sebelas surat, tiga belas surat, dan hizb al-mufashshal yaitu dari surat Qaf sampai akhir (mushaf).” (HR. Ahmad no. 15578).
Maksudnya:
-Hari pertama: Mereka membaca surat “al-fatihah” hingga akhir surat “an-nisa`”.
-Hari kedua: Dari surat “al-maidah” hingga akhir surat “at-taubah”.
-Hari ketiga: Dari surat “Yunus” hingga akhir surat “an-nahl”.
-Hari keempat: Dari surat “al-isra” hingga akhir surat “al-furqan”.
-Hari kelima: Dari surat “asy-syu’ara” hingga akhir surat “Yasin”.
-Hari keenam: Dari surat “ash-shaffat” hingga akhir surat “al-hujurat”.
-Hari ketujuh: Dari surat “qaaf” hingga akhir surat “an-nas”.
Para ulama menyingkat bacaan Al-Qur`an Nabi -shallallahu alaihi wasallam- ini menjadi kata: ”فَمِي بِشَوْقٍ“. Setiap huruf yang tersebut menjadi simbol dari awal surat yang dibaca oleh Nabi -shallallahu alaihi wasallam- pada setiap harinya. Maka:
- Huruf “fa`” adalah simbol dari surat “al-fatihah”. Maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari pertama dimulai dari surah al-fatihah.
- Huruf “mim” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari kedua dimulai dari surah al-maidah.
- Huruf “ya`” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari ketiga dimulai dari surah Yunus.
- Huruf ”ba`” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari keempat dimulai dari surah Bani Israil yang juga dinamakan surah al-isra`.
- Huruf “syin” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari kelima dimulai dari surah asy-syu’ara`.
- Huruf “waw” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari keenam dimulai dari surah wash shaffat.
- Huruf “qaaf” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari ketujuh dimulai dari surah qaf hingga akhir muashaf yaitu surah an-nas.
Adapun pembagian hizib yang ada pada Al-Qur an sekarang, maka itu tidak lain adalah buatan Hajjaj bin Yusuf.

BAGAIMANA CARA MEMBEDAKAN ANTARA BACAAN YANG MUTASYABIH (AYAT YANG MIRIP) DALAM AL-QUR’AN?
Cara terbaik untuk membedakan antara dua ayat yang kelihatannya menurut kamu hampir sama (mutasyabih), adalah dengan cara membuka mushaf dan carilah kedua ayat tersebut. Lalu carilah perbedaan antara kedua ayat tersebut, cermatilah perbedaan tersebut, kemudian buatlah tanda/catatan (di dalam hatimu) yang bisa kamu jadikan sebagai tanda untuk membedakan antara keduanya. Kemudian, ketika kamu melakukan murajaah hafalan, maka perhatikanlah perbedaan tersebut secara berulang-ulang sampai kamu mutqin dalam mengingat perbedaan antara keduanya.

BEBERAPA KAIDAH DAN KETENTUAN DALAM MENGHAFAL AL-QUR`AN:
1- Kamu harus menghafal melalui bantuan seorang guru yang bisa membenarkan bacaanmu jika salah.
2- Hafalkanlah 2 halaman setiap hari: 1 halaman setelah subuh dan 1 halaman setelah ashar atau maghrib. Dengan metode seperti ini (insya Allah) kamu akan bisa menghafal Al-Qur`an secara mutqin dalam kurun waktu satu tahun. Tetapi jika kamu memperbanyak kapasitas hafalan setiap harinya maka kemampuan menghafalmu akan melemah.
3- Menghafallah mulai dari surat an-nas hingga surat al-baqarah karena hal itu lebih mudah. Tapi setelah kamu menghafal Al-Qur`an maka urutan meraja’ahmu dimulai dari Al-Baqarah sampai An-Nas.
4- Dalam menghafal hendaknya menggunakan satu mushaf saja (baik dalam cetakan maupun bentuknya), karena hal itu sangat membantu dalam menguatkan hafalan dan agar lebih cepat mengingat letak-letak ayatnya, ayat apa yang ada di akhir halaman ini dan ayat apa yang ada di awal halaman sebelahnya.
5- Setiap orang yang menghafal Al-Qur’an pada 2 tahun pertama biasanya apa yang telah dia hafal masih mudah hilang, dan masa ini disebut fase at-tajmi’ (pengumpulan hafalan). Karenanya janganlah kamu bersedih karena ada sebagian hafalanmu yang kamu lupa atau kamu banyak keliru dalam hafalan. Ini adalah fase yang sulit sebagai ujian bagimu, dan ini adalah fase rentan yang bisa menjadi pintu masuknya setan untuk menghentikan kamu dari menghafal Al-Qur`an. Tolaklah was-was tersebut dari dalam hatimu dan teruslah menghafal, karena dia (menghafal Al-Qur`an) merupakan perbendaharaan harta yang tidak diberikan kepada sembarang orang.

[Oleh: Asy-Syaikh Dr. Abdul Muhsin Muhammad Al-Qasim, imam dan khathib di Masjid Nabawi]
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Cara memakai jilbab yang baik dan yang salah

   Sewaktu saya iseng iseng browsing di internet,,. saya nemuin artikel-artikel dari blog tetangga kita di Malaysia,, tentang tata cara memakai jilbab yang baik dan benar,,Oo ya sebelum saya nemuin tuh artikel,, Guru agama saya pernah bilang  "sekarang sudah banyak wanita yang memakai jilbab seperti..ngngngngngnng apa yah ane lupa..pokoknya yang seperti punuk unta, tu lah... karena jilbab yang seperti itu di haramkan oleh rasulullah s.a.w karena mirip dengan jilbab kalangan nasrani and yahudi" (sebenarnya saya mencari dan menulis artikel tersebut.. terinspirasi dengan guru agama saya ini "Kassim"..)
   sekarang kan pemakaian jilbab aneh yang begituan.. lagi ngetrend dan banyak berkembang di kalangan muslimah-muslimah di negeri ini,,.. khususnya di sekolah ane SMP N 1 P.P..karena banyak yang memakai jilbab yang sebenarnya salah dan di larang ...saya menulis artikel ini
fashion sich boleh2 ajha...malah fashion di anjurkan ..karena Allah SWT itu indah..dan mencintai keindahan.,tetapi fashion harus mengikut syariat2 islam,  jadi saya cuman mau ngingetin para agan2             (yang punya pacar tentunya..wkkwkw..yang jomblo juga g apa2..buat mama and para sista2nya")and sista2 sekalian, supaya sista2 sekalian terhindar dari api neraka yang sangat panas .....
   "Okey kembali ke Laptop"(tukul ver.)ke topik maksudnya.hahahaha LOL....
ok deh... nah sekarang saya akan memperlihatkan trhead dari blog muslim di malaysia yang saya dapatkan...
ok cekidot....


Mari kita lihat fashion jilbab yang salah dan menyerupai pakaian agama lain:


 1.Jilbab Yang BerSanggul (atau yang seperti punuk unta)
Larangan jilbab yang bersanggul seperti diatas dilarang langsung oleh Rasulullah SAW.
seperti yang terlihat pada gambar di atas Rasulullah bersabda  "para wanita yang kepala mereka seperti benggol unta. wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan tercium baunya..."

wadduhh....mencium bau surga aja tidak apalagi masuk surga ..iiihh ngeri kan,,..

2.Fashion jilbab menyerupai biarawati Nasrani atau Kristian
Rasulullah bersabda 
"barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari golongan mereka"
nah dari riwayat di atas kita bisa menyimpulkan bahwa umat islam tidak boleh menyerupapi suatu kaum kalau tidak mau menjadi golongan mereka....
bentuk jilbab yang ada bentuk lehernya itu merupakan hal yang di larang karena menyerupai kaum kristian

Jadi kalau agan and sista2 masih menemukan sahabat atau keluarga yang memakai jilbab seperti itu..alangkah baiknya untuk memberi tahu atau sekedar memberi pencerahan dengan lembut dan tidak menyakiti hatinya..

Wallahu alam bi shawab...
wassalam...
Ad-Lee


Cara berjilbab yang benar.....
Tentang cara berjilbab yang baik dan benar


nahh inilah cara berpakaian yang benar nan elegant......

   Sewaktu saya iseng iseng browsing di internet,,. saya nemuin artikel-artikel dari blog tetangga kita di Malaysia,, tentang tata cara memakai jilbab yang baik dan benar,,Oo ya sebelum saya nemuin tuh artikel,, Guru agama saya pernah bilang  "sekarang sudah banyak wanita yang memakai jilbab seperti..ngngngngngnng apa yah ane lupa..pokoknya yang seperti punuk unta, tu lah... karena jilbab yang seperti itu di haramkan oleh rasulullah s.a.w karena mirip dengan jilbab kalangan nasrani and yahudi" (sebenarnya saya mencari dan menulis artikel tersebut.. terinspirasi dengan guru agama saya ini "Kassim"..)
   sekarang kan pemakaian jilbab aneh yang begituan.. lagi ngetrend dan banyak berkembang di kalangan muslimah-muslimah di negeri ini,,.. khususnya di sekolah ane SMP N 1 P.P..karena banyak yang memakai jilbab yang sebenarnya salah dan di larang ...saya menulis artikel ini
fashion sich boleh2 ajha...malah fashion di anjurkan ..karena Allah SWT itu indah..dan mencintai keindahan.,tetapi fashion harus mengikut syariat2 islam,  jadi saya cuman mau ngingetin para agan2             (yang punya pacar tentunya..wkkwkw..yang jomblo juga g apa2..buat mama and para sista2nya")and sista2 sekalian, supaya sista2 sekalian terhindar dari api neraka yang sangat panas .....
   "Okey kembali ke Laptop"(tukul ver.)ke topik maksudnya.hahahaha LOL....
ok deh... nah sekarang saya akan memperlihatkan trhead dari blog muslim di malaysia yang saya dapatkan...
ok cekidot....


Mari kita lihat fashion jilbab yang salah dan menyerupai pakaian agama lain:


 1.Jilbab Yang BerSanggul (atau yang seperti punuk unta)
Larangan jilbab yang bersanggul seperti diatas dilarang langsung oleh Rasulullah SAW.
seperti yang terlihat pada gambar di atas Rasulullah bersabda  "para wanita yang kepala mereka seperti benggol unta. wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan tercium baunya..."

wadduhh....mencium bau surga aja tidak apalagi masuk surga ..iiihh ngeri kan,,..

2.Fashion jilbab menyerupai biarawati Nasrani atau Kristian
Rasulullah bersabda 
"barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari golongan mereka"
nah dari riwayat di atas kita bisa menyimpulkan bahwa umat islam tidak boleh menyerupapi suatu kaum kalau tidak mau menjadi golongan mereka....
bentuk jilbab yang ada bentuk lehernya itu merupakan hal yang di larang karena menyerupai kaum kristian

Jadi kalau agan and sista2 masih menemukan sahabat atau keluarga yang memakai jilbab seperti itu..alangkah baiknya untuk memberi tahu atau sekedar memberi pencerahan dengan lembut dan tidak menyakiti hatinya..

Wallahu alam bi shawab...
wassalam...
Ad-Lee


Cara berjilbab yang benar.....
Tentang cara berjilbab yang baik dan benar


nahh inilah cara berpakaian yang benar nan elegant......

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Perkumpulan rahasia china mengancam "ILLUMINATI"


Anda tahu apa itu illuminati..????? yaps illuminati adalah sekolompok atau sebagian orang dari kaum zionis  yang anti agama... atau yang di kenal sebagai si  FREMASON(klik untuk mengetahui tentang ===>mason ) ,,sekarang ada sekumpulan orang yang bergerak dalam organiasasi bawah tanah yang ingin menghentikan gerakan illuminati, illuminati sekarang ini ingin mengurangi populasi penduduk di asia..yang menganggap kaum ras asia adalah domba,,kenapa domba..???? karena setiap orang yang belum di sucikan atau belum memeluk ajarang si Freemason di sebut domba...ckckckckckck... ya udah sekian  dulu review nya,, sekarang lihat yang selengkapnya...inilah kisahnya.....

Sejak dulu, beredar rumor di kalangan penganut teori konspirasi bahwa kelompok iluminati memiliki rencana untuk mengurangi populasi dunia dengan cara apapun. Namun kali ini, sebuah perkumpulan rahasia Cina yang memiliki 6 juta anggota dan 100.000 pembunuh profesional mengeluarkan ancaman akan menghabisi iluminati jika mereka terus melanjutkan rencana tersebut.

Kisah ini diceritakan oleh Benjamin Fulford, 46 tahun, mantan kepala biro majalah Forbes wilayah Asia Pasifik. Ia juga sudah menulis 15 buku berbahasa Jepang.

Menurut Fulford, perkumpulan rahasia itu bernama "
The Green and the Red Societies". Mereka menghubungi Fulford ketika ia sedang berceramah mengenai rencana Iluminati untuk mengurangi populasi ras Asia hingga tinggal 500 juta saja dengan senjata biologi.


Kali ini, saya tidak bermaksud untuk membahas soal teori Fulford yang memang beredar di kalangan penganut teori konspirasi atau membahas soal iluminati yang setengah mitos itu.

Namun sepertinya menarik untuk melihat sedikit mengenai The Green and The Red Societies karena perkumpulan ini susungguhnya memang ada dan merupakan bagian dari sejarah Cina.

Kekuatan apakah yang dimiliki oleh perkumpulan ini sehingga mereka berani mengeluarkan ancaman seperti itu ?

Sama seperti perkumpulan rahasia lainnya, perkumpulan ini juga memiliki sejarah yang sangat tua.

Seperti yang kita ketahui, bangsa Manchu berhasil menginvasi Cina pada tahun 1644 dan menggulingkan dinasti Ming yang telah berusia 276 tahun. Lalu bangsa Manchu mendirikan Dinasti Qing. Kita bisa mengenal dinasti ini dari ciri-ciri rambut prianya yang setengah botak dan dijalin (seperti
Wong Fei Hung misalnya).

Sebagian pasukan dinasti Ming yang dikalahkan kemudian menyingkir dan membentuk perkumpulan bawah tanah yang bertujuan untuk menggulingkan dinasti Qing dan memulihkan kembali dinasti Ming.
Namun sepak terjang perkumpulan ini tidak begitu terdengar hingga akhir abad ke-19.

Pada tahun 1898, Cina kembali bergolak dengan terjadinya pemberontakan Boxer yang terdiri dari kumpulan para ahli kungfu untuk mengusir imperialisme asing dari Cina.

Pemberontakan ini disebut sebagai salah satu pemberontakan paling berdarah di Cina. Dalam masa tiga tahun terjadinya pemberontakan ini, hampir 20.000 orang asing dan orang kristen Cina dibantai secara brutal.
The Green and the Red Societies disebut ikut mendukung para Boxer secara diam-diam.

Pada tahun 1901, pemberontakan ini akhirnya berhasil ditaklukkan oleh pasukan gabungan dari delapan negara.

Setelah pemberontakan Boxer berhasil dipadamkan, The Green and the Red Societies kembali memfokuskan pada usaha untuk menggulingkan dinasti Qing. Pada tahun 1911, dengan dukungan dari keluarga kekaisaran Jepang mereka berhasil menggulingkan dinasti Qing dan mengangkat Dr. Sun Yat Sen yang juga anggota perkumpulan ini sebagai presiden pertama Cina.

Selain Dr. Sun Yat Sen, Chiang Kai Shek, pemimpin partai Kuo Min Tang setelah Dr. Sun yang kemudian mendirikan negara Taiwan juga disebut sebagai anggota The Green and the Red Societies.

Dalam buku sejarah, Kelompok ini terakhir kali muncul dengan nama "
Green Gang" dan "Red Gang" yang dengan berani memerangi komunis di Shanghai pada tahun 1940an.

Tidak ada catatan yang pasti kapan Green Gang dan Red Gang bergabung menjadi The Green and the Red Societies.

Pada tahun 1920an, Green Gang dan Red Gang telah menjelma menjadi dua organisasi kriminal paling ditakuti di Shanghai dengan bisnis utama berupa perdagangan Opium dan penyelundupan.

Salah satu pemimpin Green Gang yang bernama Tu Yueh Sheng yang juga dikenal sebagai Opium King adalah satu dari tiga pemimpin gangster yang dikenal sebagai raja dunia kejahatan di Shanghai.

Karena hubungannya yang erat dengan partai nasionalis Kuo Min Tang, pada tahun 1927, Green Gang di bawah pimpinan Mr.Tu kemudian membantu Chiang Kai Shek menghancurkan partai komunis setempat.
Akibat dari tindakannya ini, kelompok ini mendapat perlindungan langsung dari Chiang Kai Shek dan Kuo Min Tang yang nasionalis.

Sejak itu Mr.Tu dan Green Gang mulai memperluas operasi opiumnya ke seluruh Cina. Pada tahun 1935, Tu Yueh Sheng dengan Green Gang telah menjadi salah satu kekuatan paling berpengaruh di Cina.

Ketika pasukan Komunis dibawah pimpinan Mao Tse Tung berhasil menguasai China, kelompok ini sekali lagi menjadi gerakan bawah tanah.

"Sejak tahun 1949, mereka dengan diam-diam meningkatkan pengaruh ke seluruh Cina dan dunia. Mereka juga memiliki pengaruh pada level yang tinggi di pemerintahan Cina. " Kata Fulford.

Menurut Fulford lagi, Akibat bantuan yang diberikan oleh keluarga kekaisaran Jepang dalam menggulingkan dinasti Qing, maka perkumpulan ini kemudian memiliki keterkaitan erat dengan Yakuza Jepang. Kebanyakan dari anggota The Green and The Red Societies adalah juga merupakan anggota Yakuza atau Triad Cina.

Fakta ini bisa dilacak dari hubungan antara antara kelompok Yakuza dengan keluarga kekaisaran Jepang.

Keluarga kaisar Jepang sebenarnya berasal dari penjajah bangsa Korea yang datang ke Jepang pada abad ke-6. Ketika para penjajah ini mengalami kesulitan dalam menaklukkan suku setempat yang bernama Jomon, mereka kemudian membawa orang-orang dari sebuah suku di Asia yang suka berperang. Suku ini adalah leluhur Yakuza.


Dalam sejarah, suku ini telah dipakai sebagai alat untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rahasia dan pekerjaan lain seperti mengumpulkan pajak. Ketika kekaisaran Jepang memutuskan untuk membantu menggulingkan dinasti Qing, mereka menggunakan jasa Yakuza untuk menolong perkumpulan The Green and The Red Societies.

Hubungan itu kemudian berlanjut hingga saat ini. Karena itu, sekarang, kebanyakan pemimpin senior di The Green and The Red Societies sesungguhnya adalah orang Jepang, bukan orang Cina.

Fulford melanjutkan :
"Walaupun perkumpulan ini memiliki anggota yang kebanyakan merupakan anggota Triad dan Yakuza, sesungguhnya mereka tidak bisa disebut sebagai perkumpulan kejahatan. Lebih dari 2/3 anggota mereka adalah para intelektual seperti Profesor universitas, peneliti dan birokrat di pemerintahan. Setiap anggota mencari mata pencahariannya sendiri dan siap difungsikan kapan saja dibutuhkan. Buku pegangan mereka adalah sebuah buku yang penuh dengan peraturan dan instruksi seperti menolong orang yang lemah, melawan ketidakadilan, dan menolong sesama anggota."
Suatu hari, Fullford sedang memberikan ceramah di Tokyo mengenai Iluminati. Lalu seorang anggota perkumpulan ini mendekatinya dan bertanya apakah mereka dapat melakukan sesuatu untuk menolong.

Bagi Fullford, perjumpaan ini seperti melihat sebuah legenda masa lalu yang muncul kembali. Lalu ia menyadari mungkin hanya orang-orang inilah yang mampu memberikan perlawanan langsung kepada kelompok Iluminati dengan mencongkel mata di puncak piramida.

Ia lalu memberikan daftar nama 10.000 anggota yang dipercaya sebagai anggota Iluminati kepada kelompok tersebut.

"Coba pikir," lanjut Fullford. "Iluminati disebut memiliki sekitar 10.000 anggota. Sedangkan perkumpulan ini memiliki 6 juta anggota. Mereka memiliki nama dan alamat 10.000 anggota iluminati itu sedangkan 10.000 anggota iluminati itu tidak tahu siapa saja dan dimana 6 juta orang itu."

Jika benar perkumpulan ini memiliki 6 juta anggota, maka itu berarti perkumpulan rahasia ini adalah perkumpulan rahasia terbesar di dunia, melebihi Freemasonry yang beranggotakan 5 juta orang.

Nah, sekarang kita memiliki sebuah perkumpulan rahasia yang memiliki hubungan erat dengan Triad dan Yakuza yang memiliki 100.000 pembunuh profesional. Jika Iluminati masih berencana untuk mengurangi populasi ras Asia, maka sepertinya sekarang mereka harus lebih berhati-hati lagi.


Wassalam

Anda tahu apa itu illuminati..????? yaps illuminati adalah sekolompok atau sebagian orang dari kaum zionis  yang anti agama... atau yang di kenal sebagai si  FREMASON(klik untuk mengetahui tentang ===>mason ) ,,sekarang ada sekumpulan orang yang bergerak dalam organiasasi bawah tanah yang ingin menghentikan gerakan illuminati, illuminati sekarang ini ingin mengurangi populasi penduduk di asia..yang menganggap kaum ras asia adalah domba,,kenapa domba..???? karena setiap orang yang belum di sucikan atau belum memeluk ajarang si Freemason di sebut domba...ckckckckckck... ya udah sekian  dulu review nya,, sekarang lihat yang selengkapnya...inilah kisahnya.....

Sejak dulu, beredar rumor di kalangan penganut teori konspirasi bahwa kelompok iluminati memiliki rencana untuk mengurangi populasi dunia dengan cara apapun. Namun kali ini, sebuah perkumpulan rahasia Cina yang memiliki 6 juta anggota dan 100.000 pembunuh profesional mengeluarkan ancaman akan menghabisi iluminati jika mereka terus melanjutkan rencana tersebut.

Kisah ini diceritakan oleh Benjamin Fulford, 46 tahun, mantan kepala biro majalah Forbes wilayah Asia Pasifik. Ia juga sudah menulis 15 buku berbahasa Jepang.

Menurut Fulford, perkumpulan rahasia itu bernama "
The Green and the Red Societies". Mereka menghubungi Fulford ketika ia sedang berceramah mengenai rencana Iluminati untuk mengurangi populasi ras Asia hingga tinggal 500 juta saja dengan senjata biologi.


Kali ini, saya tidak bermaksud untuk membahas soal teori Fulford yang memang beredar di kalangan penganut teori konspirasi atau membahas soal iluminati yang setengah mitos itu.

Namun sepertinya menarik untuk melihat sedikit mengenai The Green and The Red Societies karena perkumpulan ini susungguhnya memang ada dan merupakan bagian dari sejarah Cina.

Kekuatan apakah yang dimiliki oleh perkumpulan ini sehingga mereka berani mengeluarkan ancaman seperti itu ?

Sama seperti perkumpulan rahasia lainnya, perkumpulan ini juga memiliki sejarah yang sangat tua.

Seperti yang kita ketahui, bangsa Manchu berhasil menginvasi Cina pada tahun 1644 dan menggulingkan dinasti Ming yang telah berusia 276 tahun. Lalu bangsa Manchu mendirikan Dinasti Qing. Kita bisa mengenal dinasti ini dari ciri-ciri rambut prianya yang setengah botak dan dijalin (seperti
Wong Fei Hung misalnya).

Sebagian pasukan dinasti Ming yang dikalahkan kemudian menyingkir dan membentuk perkumpulan bawah tanah yang bertujuan untuk menggulingkan dinasti Qing dan memulihkan kembali dinasti Ming.
Namun sepak terjang perkumpulan ini tidak begitu terdengar hingga akhir abad ke-19.

Pada tahun 1898, Cina kembali bergolak dengan terjadinya pemberontakan Boxer yang terdiri dari kumpulan para ahli kungfu untuk mengusir imperialisme asing dari Cina.

Pemberontakan ini disebut sebagai salah satu pemberontakan paling berdarah di Cina. Dalam masa tiga tahun terjadinya pemberontakan ini, hampir 20.000 orang asing dan orang kristen Cina dibantai secara brutal.
The Green and the Red Societies disebut ikut mendukung para Boxer secara diam-diam.

Pada tahun 1901, pemberontakan ini akhirnya berhasil ditaklukkan oleh pasukan gabungan dari delapan negara.

Setelah pemberontakan Boxer berhasil dipadamkan, The Green and the Red Societies kembali memfokuskan pada usaha untuk menggulingkan dinasti Qing. Pada tahun 1911, dengan dukungan dari keluarga kekaisaran Jepang mereka berhasil menggulingkan dinasti Qing dan mengangkat Dr. Sun Yat Sen yang juga anggota perkumpulan ini sebagai presiden pertama Cina.

Selain Dr. Sun Yat Sen, Chiang Kai Shek, pemimpin partai Kuo Min Tang setelah Dr. Sun yang kemudian mendirikan negara Taiwan juga disebut sebagai anggota The Green and the Red Societies.

Dalam buku sejarah, Kelompok ini terakhir kali muncul dengan nama "
Green Gang" dan "Red Gang" yang dengan berani memerangi komunis di Shanghai pada tahun 1940an.

Tidak ada catatan yang pasti kapan Green Gang dan Red Gang bergabung menjadi The Green and the Red Societies.

Pada tahun 1920an, Green Gang dan Red Gang telah menjelma menjadi dua organisasi kriminal paling ditakuti di Shanghai dengan bisnis utama berupa perdagangan Opium dan penyelundupan.

Salah satu pemimpin Green Gang yang bernama Tu Yueh Sheng yang juga dikenal sebagai Opium King adalah satu dari tiga pemimpin gangster yang dikenal sebagai raja dunia kejahatan di Shanghai.

Karena hubungannya yang erat dengan partai nasionalis Kuo Min Tang, pada tahun 1927, Green Gang di bawah pimpinan Mr.Tu kemudian membantu Chiang Kai Shek menghancurkan partai komunis setempat.
Akibat dari tindakannya ini, kelompok ini mendapat perlindungan langsung dari Chiang Kai Shek dan Kuo Min Tang yang nasionalis.

Sejak itu Mr.Tu dan Green Gang mulai memperluas operasi opiumnya ke seluruh Cina. Pada tahun 1935, Tu Yueh Sheng dengan Green Gang telah menjadi salah satu kekuatan paling berpengaruh di Cina.

Ketika pasukan Komunis dibawah pimpinan Mao Tse Tung berhasil menguasai China, kelompok ini sekali lagi menjadi gerakan bawah tanah.

"Sejak tahun 1949, mereka dengan diam-diam meningkatkan pengaruh ke seluruh Cina dan dunia. Mereka juga memiliki pengaruh pada level yang tinggi di pemerintahan Cina. " Kata Fulford.

Menurut Fulford lagi, Akibat bantuan yang diberikan oleh keluarga kekaisaran Jepang dalam menggulingkan dinasti Qing, maka perkumpulan ini kemudian memiliki keterkaitan erat dengan Yakuza Jepang. Kebanyakan dari anggota The Green and The Red Societies adalah juga merupakan anggota Yakuza atau Triad Cina.

Fakta ini bisa dilacak dari hubungan antara antara kelompok Yakuza dengan keluarga kekaisaran Jepang.

Keluarga kaisar Jepang sebenarnya berasal dari penjajah bangsa Korea yang datang ke Jepang pada abad ke-6. Ketika para penjajah ini mengalami kesulitan dalam menaklukkan suku setempat yang bernama Jomon, mereka kemudian membawa orang-orang dari sebuah suku di Asia yang suka berperang. Suku ini adalah leluhur Yakuza.


Dalam sejarah, suku ini telah dipakai sebagai alat untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rahasia dan pekerjaan lain seperti mengumpulkan pajak. Ketika kekaisaran Jepang memutuskan untuk membantu menggulingkan dinasti Qing, mereka menggunakan jasa Yakuza untuk menolong perkumpulan The Green and The Red Societies.

Hubungan itu kemudian berlanjut hingga saat ini. Karena itu, sekarang, kebanyakan pemimpin senior di The Green and The Red Societies sesungguhnya adalah orang Jepang, bukan orang Cina.

Fulford melanjutkan :
"Walaupun perkumpulan ini memiliki anggota yang kebanyakan merupakan anggota Triad dan Yakuza, sesungguhnya mereka tidak bisa disebut sebagai perkumpulan kejahatan. Lebih dari 2/3 anggota mereka adalah para intelektual seperti Profesor universitas, peneliti dan birokrat di pemerintahan. Setiap anggota mencari mata pencahariannya sendiri dan siap difungsikan kapan saja dibutuhkan. Buku pegangan mereka adalah sebuah buku yang penuh dengan peraturan dan instruksi seperti menolong orang yang lemah, melawan ketidakadilan, dan menolong sesama anggota."
Suatu hari, Fullford sedang memberikan ceramah di Tokyo mengenai Iluminati. Lalu seorang anggota perkumpulan ini mendekatinya dan bertanya apakah mereka dapat melakukan sesuatu untuk menolong.

Bagi Fullford, perjumpaan ini seperti melihat sebuah legenda masa lalu yang muncul kembali. Lalu ia menyadari mungkin hanya orang-orang inilah yang mampu memberikan perlawanan langsung kepada kelompok Iluminati dengan mencongkel mata di puncak piramida.

Ia lalu memberikan daftar nama 10.000 anggota yang dipercaya sebagai anggota Iluminati kepada kelompok tersebut.

"Coba pikir," lanjut Fullford. "Iluminati disebut memiliki sekitar 10.000 anggota. Sedangkan perkumpulan ini memiliki 6 juta anggota. Mereka memiliki nama dan alamat 10.000 anggota iluminati itu sedangkan 10.000 anggota iluminati itu tidak tahu siapa saja dan dimana 6 juta orang itu."

Jika benar perkumpulan ini memiliki 6 juta anggota, maka itu berarti perkumpulan rahasia ini adalah perkumpulan rahasia terbesar di dunia, melebihi Freemasonry yang beranggotakan 5 juta orang.

Nah, sekarang kita memiliki sebuah perkumpulan rahasia yang memiliki hubungan erat dengan Triad dan Yakuza yang memiliki 100.000 pembunuh profesional. Jika Iluminati masih berencana untuk mengurangi populasi ras Asia, maka sepertinya sekarang mereka harus lebih berhati-hati lagi.


Wassalam
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Radio FM

Followers

Entri Terpopuler

Label

animasi beregerak naruto
animasi beregerak naruto