WELCOME TO Frisdiandi Blog
    Facebook Twitter Feedburner Google +1 Mail

Terjemahkan Kebahasa

EnglishFrenchGermanSpainItalianDutchRussianBrazilJapaneseKoreanArabicChinese Simplified
Showing posts with label top 7. Show all posts
Showing posts with label top 7. Show all posts

Ini Dia 7 Kata Yang Sering Disalah Artikan


Ini Dia 7 Kata Yang Sering Disalah Artikan

RUBAH – UBAH
Di kelas pasti kamu pernah diskusi sama teman sekelas atau guru, “Bagian ini harus dirubah.”
Apa itu dirubah? Dibuat jadi rubah? Dijadikan rubah?
kita kasih tau, yang benar itu ternyata “ubah”, “diubah”, atau “mengubah”.
ABSEN:
“Eh, nitip absen dong!” salah satu teman kamu pasti pernah bilang ini ke kamu. Itu artinya dia nitip untuk nggak dihadirkan di kelas, soalnya “absen” itu artinya tidak hadir.

ACUH :
Biasanya kata ini digunakan salah kaprah dalam lirik lagu. Di beberapa lagu, kata “acuh” diartikan nggak peduli, padahal “acuh” itu sendiri artinya peduli.
Jadi, kalau nggak peduli jadinya tidak acuh.
 
SERONOK:
Pernah ada pejabat yang menyinggung soal pakaian, melarang orang untuk berpakaian tidak seronok. “Seronok” itu artinya enak dilihat. Jadi kalau menyuruh orang untuk berpakaian tidak seronok, berarti menyeruh mereka untuk berpakaian yang tidak enak diliat, misalnya: pake baju yang glitter-an sampe bikin sakit mata.

GEMING:
“Diam tak bergeming”, itu salah satu contoh kalimat yang kata di dalamnya kurang tepat. “Bergeming” itu artinya diam tidak bergerak. Kalau sudah tau, nanti jangan keceplosan ya..

BILANG: .
sering kali orang berkata :
#eh bilangin aku kalau besok ijin (salah)
#eh sampaikan aku kalau besok ijin (benar)
kata bilang itu sebenarnya untuk di matematika :”bilangan persegi sama kuadrat” ..

JAM
Untuk menunjukkan waktu menggunakan kata “pukul,” bukan jam.Jam sendiri digunakan untuk menunjukkan lamanya waktu. Sekarang jam berapa? (salah) Sekarang pukul berapa? (benar) Perjalanannya membutuhkan waktu dua jam (benar)

Ini Dia 7 Kata Yang Sering Disalah Artikan

RUBAH – UBAH
Di kelas pasti kamu pernah diskusi sama teman sekelas atau guru, “Bagian ini harus dirubah.”
Apa itu dirubah? Dibuat jadi rubah? Dijadikan rubah?
kita kasih tau, yang benar itu ternyata “ubah”, “diubah”, atau “mengubah”.
ABSEN:
“Eh, nitip absen dong!” salah satu teman kamu pasti pernah bilang ini ke kamu. Itu artinya dia nitip untuk nggak dihadirkan di kelas, soalnya “absen” itu artinya tidak hadir.

ACUH :
Biasanya kata ini digunakan salah kaprah dalam lirik lagu. Di beberapa lagu, kata “acuh” diartikan nggak peduli, padahal “acuh” itu sendiri artinya peduli.
Jadi, kalau nggak peduli jadinya tidak acuh.
 
SERONOK:
Pernah ada pejabat yang menyinggung soal pakaian, melarang orang untuk berpakaian tidak seronok. “Seronok” itu artinya enak dilihat. Jadi kalau menyuruh orang untuk berpakaian tidak seronok, berarti menyeruh mereka untuk berpakaian yang tidak enak diliat, misalnya: pake baju yang glitter-an sampe bikin sakit mata.

GEMING:
“Diam tak bergeming”, itu salah satu contoh kalimat yang kata di dalamnya kurang tepat. “Bergeming” itu artinya diam tidak bergerak. Kalau sudah tau, nanti jangan keceplosan ya..

BILANG: .
sering kali orang berkata :
#eh bilangin aku kalau besok ijin (salah)
#eh sampaikan aku kalau besok ijin (benar)
kata bilang itu sebenarnya untuk di matematika :”bilangan persegi sama kuadrat” ..

JAM
Untuk menunjukkan waktu menggunakan kata “pukul,” bukan jam.Jam sendiri digunakan untuk menunjukkan lamanya waktu. Sekarang jam berapa? (salah) Sekarang pukul berapa? (benar) Perjalanannya membutuhkan waktu dua jam (benar)
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

7 Kebiasaan Buruk Para Pekerja Keras


7 Kebiasaan Buruk Para Pekerja Keras

Di jaman sekarang, banyak orang bekerja sangat keras hingga lupa untuk beristirahat, terutama untuk pekerja kantoran. Karena kebiasaan bekerja keras di kantor, seseorang bisa terus merasa sibuk, meski telah tiba di rumah. tanpa disadari, Anda mungkin bekerja lebih keras dan lebih lama demi mencapai keberhasilan.
Namun anda tentu tahu bahwa bekerja terlalu keras dapat membahayakan kesehatan. Hasil jerih payah yang diperoleh dari pekerjaan yang kita lakukan bisa habis seketika, jika mengalami sakit akibat terlalu lelah bekerja.
Para pecandu kerja, seringkali melakukan hal-hal buruk yang membuat kesehatan mereka kian menurun dari hari ke hari. Berikut tujuh kebiasaan buruk bagi si ‘workaholic’, yang harus segera dihilangkan:
1. Lupa untuk bersantai
Ini bisa menyebabkan stres. Padahal jika meluangkan waktu untuk bersantai sejenak, Anda bisa lebih waspada dan termotivasi. Terlalu banyak tekanan atau stres kronis justru membuat seseorang tidak produktif.
2. Makan di perjalanan
Antara rapat, panggilan konferensi, dan tenggat waktu, sering membuat seseorang lupa untuk meluangkan waktu makan siang yang sehat. Mengonsumsi makanan pun perlu dalam keadaan tenang tanpa dirundung rasa cemas dan tergesa-gesa. Ini penting agar kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi mudah diserap tubuh dan menjadikan seseorang lebih produktif, terutama untuk menciptakan ide cemerlang demi hasil pekerjaan yang baik.
3. Menunda tidur untuk pekerjaan
Seorang profesional yang super sibuk pun tetap butuh istirahat sebanyak tujuh sampai sembilan jam tidur setiap malam. Kehilangan waktu tidur dapat menyebabkan iritabilitas, kesulitan berkonsentrasi, dan masalah memori. Hal ini juga bisa dikaitkan dengan obesitas.
4. Tidak ada waktu untuk berolahraga
Melakukan olah raga minimal 30 menit setiap hari sangat penting untuk kesehatan saat ini dan jangka panjang Anda.
5. Tetap bekerja ketika sakit
Banyak orang datang ke kantor untuk bekerja walaupun sedang sakit. Namun, ada tiga alasan penting saat sakit Anda perlu tetap di rumah. Pertama, tak seorang pun ingin Anda menjadi penyebar kuman dan penyakit di kantor. Kedua, Anda sudah pasti jadi kurang produktif dan ketiga, Anda perlu istirahat agar bekerja lebih baik.
6. Minum alkohol (terlalu banyak)
Minum berlebihan dapat menyebabkan alkoholisme, penyakit hati, dan beberapa bentuk kanker.
7. Melewatkan pemeriksaan kesehatan rutin tahunan
Hal ini wajib Anda lakukan untuk mendeteksi penyakit sejak dini, mencegah orang lain mengembangkan penyakit, dan mendapatkan perawatan yang terbaik jika Anda memiliki kondisi tubuh yang rentan terhadap penyakit. Anda perlu tahu apa yang terjadi dalam tubuh.

7 Kebiasaan Buruk Para Pekerja Keras

Di jaman sekarang, banyak orang bekerja sangat keras hingga lupa untuk beristirahat, terutama untuk pekerja kantoran. Karena kebiasaan bekerja keras di kantor, seseorang bisa terus merasa sibuk, meski telah tiba di rumah. tanpa disadari, Anda mungkin bekerja lebih keras dan lebih lama demi mencapai keberhasilan.
Namun anda tentu tahu bahwa bekerja terlalu keras dapat membahayakan kesehatan. Hasil jerih payah yang diperoleh dari pekerjaan yang kita lakukan bisa habis seketika, jika mengalami sakit akibat terlalu lelah bekerja.
Para pecandu kerja, seringkali melakukan hal-hal buruk yang membuat kesehatan mereka kian menurun dari hari ke hari. Berikut tujuh kebiasaan buruk bagi si ‘workaholic’, yang harus segera dihilangkan:
1. Lupa untuk bersantai
Ini bisa menyebabkan stres. Padahal jika meluangkan waktu untuk bersantai sejenak, Anda bisa lebih waspada dan termotivasi. Terlalu banyak tekanan atau stres kronis justru membuat seseorang tidak produktif.
2. Makan di perjalanan
Antara rapat, panggilan konferensi, dan tenggat waktu, sering membuat seseorang lupa untuk meluangkan waktu makan siang yang sehat. Mengonsumsi makanan pun perlu dalam keadaan tenang tanpa dirundung rasa cemas dan tergesa-gesa. Ini penting agar kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi mudah diserap tubuh dan menjadikan seseorang lebih produktif, terutama untuk menciptakan ide cemerlang demi hasil pekerjaan yang baik.
3. Menunda tidur untuk pekerjaan
Seorang profesional yang super sibuk pun tetap butuh istirahat sebanyak tujuh sampai sembilan jam tidur setiap malam. Kehilangan waktu tidur dapat menyebabkan iritabilitas, kesulitan berkonsentrasi, dan masalah memori. Hal ini juga bisa dikaitkan dengan obesitas.
4. Tidak ada waktu untuk berolahraga
Melakukan olah raga minimal 30 menit setiap hari sangat penting untuk kesehatan saat ini dan jangka panjang Anda.
5. Tetap bekerja ketika sakit
Banyak orang datang ke kantor untuk bekerja walaupun sedang sakit. Namun, ada tiga alasan penting saat sakit Anda perlu tetap di rumah. Pertama, tak seorang pun ingin Anda menjadi penyebar kuman dan penyakit di kantor. Kedua, Anda sudah pasti jadi kurang produktif dan ketiga, Anda perlu istirahat agar bekerja lebih baik.
6. Minum alkohol (terlalu banyak)
Minum berlebihan dapat menyebabkan alkoholisme, penyakit hati, dan beberapa bentuk kanker.
7. Melewatkan pemeriksaan kesehatan rutin tahunan
Hal ini wajib Anda lakukan untuk mendeteksi penyakit sejak dini, mencegah orang lain mengembangkan penyakit, dan mendapatkan perawatan yang terbaik jika Anda memiliki kondisi tubuh yang rentan terhadap penyakit. Anda perlu tahu apa yang terjadi dalam tubuh.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

7 Fakta Mengejutkan Tentang Kopi


7 Fakta Mengejutkan Tentang Kopi

Sangat banyak orang Indonesia yang senang menyeruput kopi. Saat sarapan atau pada sore hari, kopi sering menjadi bagian dari ritus keseharian kita. Saat menerima tamu, kopi juga tak jarang jadi suguhan utama. Selama ini, kopi jarang diidentikkan dengan minuman sehat. Kopi sering didakwa menjadi pemicu lambung perih dan beraneka gangguan kesehatan lainnya. Namun, ternyata ada 7 fakta mengejutkan tentang kopi yang mungkin Anda belum tahu.
1. Kopi bisa mencegah depresi.
Banyak penyeruput kopi pagi akan bilang bahwa minuman itu bisa melambungkan semangat. Namun, kini ada fakta ilmiah yang membuktikan itu. Sebuah penelitian yang dilakukan Harvard School of Public Health yang dipublikasikan di Archives of Internal Medicine bulan lalu mengungkapkan bahwa para wanita yang secara teratur menyesap kopi berkafein memiliki risiko depresi 20 persen lebih rendah dibandingkan dengan yang tak pernah minum kopi. Penelitian ini, yang diikuti sekelompok wanita selama 10 tahun, menemukan fakta bahwa semakin banyak kita mengonsumsi kopi (hingga enam cangkir per hari), semakin menjauh depresi.
2. Bisa ikut membantu kita mencapai bobot tubuh yang sehat.
Menyesap espresso atau cappuccino setelah makan bukan sekadar sebuah kebiasaan yang membuat kita jadi rileks. “Saat menyeruput kopi seusai makan, tubuh Anda jadi memproses makanan yang diasup tersebut secara lebih lambat,” kata Chris Kilham, seorang peneliti kedokteran, pendiri Medicine Hunter, Inc. dan penulis buku Psyche Delicacies. Menurut David Levitsky, Ph.D., seorang profesor ilmu gizi Cornell University, “Kafein menurunkan menurunkan tingkat pemrosesan makanan saat perut menurunkan isinya ke duodenum, bagian dari usus halus di mana perncernaan terjadi, serta meningkatkan metabolisme.” Namun, ingat cara kerjanya bukan seperti mukjizat. Menenggak kopi tidak membuat bobot Anda turun, hanya membantu Anda mencapai berat badan sehat.
3. Bisa mendongkrak kesuburan pria.
“Penelitian telah menunjukkan bahwa kafein berdampak positif kepada motilitas sperma, kemampuan sperma untuk bergerak ke arah sel telur, dan bisa meningkatkan peluang terjadinya kehamilan,” kata John Wilcox, MD, FACOG, endokrinologis reproduksi di HRC Fertility, California. Bahkan, sebuah penelitian lain yang dilakukan di University of Sao Paulo menemukan fakta bahwa motilitas sperma terlcatat jauh lebih tinggi pada penenggak kopi dibandingkan dengan mereka yang tidak suka menyeruputnya.
4. Bisa mengundang bakteri.
Wow! Anda mungkin mengira bahwa tempat yang mengandung paling banyak bakteri di rumah Anda adalah tempat cuci piring atau tempat sampah. Namun, ternyata  wadah di mesin pembuat kopi Anda ada di puncak daftar. Sebuah studi yang dilakukan oleh NSF International, menemukan fakta bahwa wadah mesin pembuat kopi seingkali mengandung jamur dan bakteri,” kata Robert Donofrio, Ph.D., Direktur Laboratorium Mikrobiologi NSF International. Untuk mencegahnya, ikuti dengan cermat protokol yang disarankan produsen mesin yang Anda gunakan. Kalau tidak, Anda bisa menggunakan cuka untuk membersihkannya secara menyeluruh. Tuang cuka ke wadah tersebut, lalu diamkan selama 30 menit. Setelah itu, bersihkan residu cuka dengan emnjalankan mesin dua-tiga kali. Beres.
5. Menurunkan risiko kanker kulit.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Brigham dan Women’s Hospital mengungkapkan fakta bahwa wanita yang menyesap lebih dari tiga cangkir kopi per hari memiliki 20% lebih rendah risiko terkena basal cell carcinoma dan pada pria risikonya mengecil 9%.
6. Kopi tidak benar-benar adiktif.
Liz Applegate, Ph.D., staf pengajar dan Direktur Gizi Olah Raga di University of California di Davis, menjelaskan bahwa kafein tidak bersifat adiktif. “Kafein adalah stimulan pikiran dan World Health Organization (Organisasi Kesehatan Dunia) menyatakan bahwa membandingkan tindakan mengasup kafein dan obat-obatan adalah tindakan keliru karena orang dapat mengurangi asupan kafein tanpa mengalami masalah psikologis dan fisik serius yang biasa terjadi pada kasus kecanduan.”
7. Kopi tidak benar-benar membuat Anda sakit perut.
Jika Anda menuding kopi saat merasa ada yang tak enak pada perut Anda, sebaiknya kunjungi dokter untuk mencari tahu apa akar permasalahan dari masalah perut tersebut. Menurut Lauren Gerson, MD, M.Sc., associate professor kedokteran dan gastroenterologi di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, “Tak ada bukti dari penelitian-penelitian yang pernah diulas bahwa kopi menyebabkan maag atau rasa sakit pada pasien penderita maag.” Ia juga mencatat bahwa tak ada bukti bahwa kopi menjadi pemicu nyeri perut pada penderita masalah pencernaan. Namun, ada satu persoalan pencernaan yang bisa diperburuk oleh kopi. Dr. Gerson menjelaskan bahwa menyesap kopi bisa memperparah gejala nyeri ulu hati karena kopi merangsang produksi asam lambung.

7 Fakta Mengejutkan Tentang Kopi

Sangat banyak orang Indonesia yang senang menyeruput kopi. Saat sarapan atau pada sore hari, kopi sering menjadi bagian dari ritus keseharian kita. Saat menerima tamu, kopi juga tak jarang jadi suguhan utama. Selama ini, kopi jarang diidentikkan dengan minuman sehat. Kopi sering didakwa menjadi pemicu lambung perih dan beraneka gangguan kesehatan lainnya. Namun, ternyata ada 7 fakta mengejutkan tentang kopi yang mungkin Anda belum tahu.
1. Kopi bisa mencegah depresi.
Banyak penyeruput kopi pagi akan bilang bahwa minuman itu bisa melambungkan semangat. Namun, kini ada fakta ilmiah yang membuktikan itu. Sebuah penelitian yang dilakukan Harvard School of Public Health yang dipublikasikan di Archives of Internal Medicine bulan lalu mengungkapkan bahwa para wanita yang secara teratur menyesap kopi berkafein memiliki risiko depresi 20 persen lebih rendah dibandingkan dengan yang tak pernah minum kopi. Penelitian ini, yang diikuti sekelompok wanita selama 10 tahun, menemukan fakta bahwa semakin banyak kita mengonsumsi kopi (hingga enam cangkir per hari), semakin menjauh depresi.
2. Bisa ikut membantu kita mencapai bobot tubuh yang sehat.
Menyesap espresso atau cappuccino setelah makan bukan sekadar sebuah kebiasaan yang membuat kita jadi rileks. “Saat menyeruput kopi seusai makan, tubuh Anda jadi memproses makanan yang diasup tersebut secara lebih lambat,” kata Chris Kilham, seorang peneliti kedokteran, pendiri Medicine Hunter, Inc. dan penulis buku Psyche Delicacies. Menurut David Levitsky, Ph.D., seorang profesor ilmu gizi Cornell University, “Kafein menurunkan menurunkan tingkat pemrosesan makanan saat perut menurunkan isinya ke duodenum, bagian dari usus halus di mana perncernaan terjadi, serta meningkatkan metabolisme.” Namun, ingat cara kerjanya bukan seperti mukjizat. Menenggak kopi tidak membuat bobot Anda turun, hanya membantu Anda mencapai berat badan sehat.
3. Bisa mendongkrak kesuburan pria.
“Penelitian telah menunjukkan bahwa kafein berdampak positif kepada motilitas sperma, kemampuan sperma untuk bergerak ke arah sel telur, dan bisa meningkatkan peluang terjadinya kehamilan,” kata John Wilcox, MD, FACOG, endokrinologis reproduksi di HRC Fertility, California. Bahkan, sebuah penelitian lain yang dilakukan di University of Sao Paulo menemukan fakta bahwa motilitas sperma terlcatat jauh lebih tinggi pada penenggak kopi dibandingkan dengan mereka yang tidak suka menyeruputnya.
4. Bisa mengundang bakteri.
Wow! Anda mungkin mengira bahwa tempat yang mengandung paling banyak bakteri di rumah Anda adalah tempat cuci piring atau tempat sampah. Namun, ternyata  wadah di mesin pembuat kopi Anda ada di puncak daftar. Sebuah studi yang dilakukan oleh NSF International, menemukan fakta bahwa wadah mesin pembuat kopi seingkali mengandung jamur dan bakteri,” kata Robert Donofrio, Ph.D., Direktur Laboratorium Mikrobiologi NSF International. Untuk mencegahnya, ikuti dengan cermat protokol yang disarankan produsen mesin yang Anda gunakan. Kalau tidak, Anda bisa menggunakan cuka untuk membersihkannya secara menyeluruh. Tuang cuka ke wadah tersebut, lalu diamkan selama 30 menit. Setelah itu, bersihkan residu cuka dengan emnjalankan mesin dua-tiga kali. Beres.
5. Menurunkan risiko kanker kulit.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Brigham dan Women’s Hospital mengungkapkan fakta bahwa wanita yang menyesap lebih dari tiga cangkir kopi per hari memiliki 20% lebih rendah risiko terkena basal cell carcinoma dan pada pria risikonya mengecil 9%.
6. Kopi tidak benar-benar adiktif.
Liz Applegate, Ph.D., staf pengajar dan Direktur Gizi Olah Raga di University of California di Davis, menjelaskan bahwa kafein tidak bersifat adiktif. “Kafein adalah stimulan pikiran dan World Health Organization (Organisasi Kesehatan Dunia) menyatakan bahwa membandingkan tindakan mengasup kafein dan obat-obatan adalah tindakan keliru karena orang dapat mengurangi asupan kafein tanpa mengalami masalah psikologis dan fisik serius yang biasa terjadi pada kasus kecanduan.”
7. Kopi tidak benar-benar membuat Anda sakit perut.
Jika Anda menuding kopi saat merasa ada yang tak enak pada perut Anda, sebaiknya kunjungi dokter untuk mencari tahu apa akar permasalahan dari masalah perut tersebut. Menurut Lauren Gerson, MD, M.Sc., associate professor kedokteran dan gastroenterologi di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, “Tak ada bukti dari penelitian-penelitian yang pernah diulas bahwa kopi menyebabkan maag atau rasa sakit pada pasien penderita maag.” Ia juga mencatat bahwa tak ada bukti bahwa kopi menjadi pemicu nyeri perut pada penderita masalah pencernaan. Namun, ada satu persoalan pencernaan yang bisa diperburuk oleh kopi. Dr. Gerson menjelaskan bahwa menyesap kopi bisa memperparah gejala nyeri ulu hati karena kopi merangsang produksi asam lambung.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Radio FM

Followers

Entri Terpopuler

Label

animasi beregerak naruto
animasi beregerak naruto